Jakarta –

Mulai tahun 2020, industri otomotif mengalami perlambatan. Data partai besar (distribusi kendaraan dari pabrik ke dealer) pada Januari 2020 tidak menyentuh angka 80.000 unit.

Menurut data dari Asosiasi Industri Otomotif Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil pada Januari 2020 mencapai 79.983 unit. Bahkan, pada Januari 2019, penjualan mobil adalah 82.155 unit.

Daftar 10 merek otomotif terlaris di Indonesia pada awal 2020 masih didominasi oleh pabrikan Jepang. Hanya satu pabrikan non-Jepang yang termasuk dalam daftar merek otomotif terlaris.

Wuling adalah penantang mobil Jepang di Indonesia. Wuling memang beberapa kali masuk dalam daftar 10 merek otomotif terlaris. Penjualan Wuling beberapa kali mengalahkan Nissan.

Namun, pada Januari 2020, penjualan mobil Wuling dalam partai besar kembali digeser oleh Nissan. Pada bulan pertama 2020, Nissan merilis 585 unit mobil baru, sementara Wuling hanya 489 unit.

Meskipun distribusi Wuling grosir kurang dari Nissan, ketika dihitung dalam penjualan ritel (penjualan langsung dari dealer ke konsumen), angka penjualan Wuling lebih dari Nissan. Wuling mengirim 1.381 unit mobil baru ke konsumen pada Januari 2020, sementara Nissan hanya 785 unit.

10 merek terlaris berikut di Indonesia pada Januari 2020 adalah penjualan partai besar dan eceran:

Partai besar

1. Toyota: 24.119 unit
2. Daihatsu: 14.173 unit
3. Honda: 12.777 unit
4. Suzuki: 10.512 unit
5. Mitsubishi Motors (kendaraan penumpang dan komersial Mitsubishi): 9.179 unit
6. Mitsubishi Fuso (kendaraan komersial Mitsubishi): 3.116 unit
7. Isuzu: 1.901 unit
8. Hino: 1.465 unit
9. Nissan: 585 unit
10. Wuling: 489 unit.

Penjualan eceran

1. Toyota: 24.928 unit
2. Daihatsu: 14.582 unit
3. Honda: 12.603 unit
4. Suzuki: 10.120 unit
5. Mitsubishi Motors: 8.460 unit
6. Mitsubishi Fuso: 2.949 unit
7. Isuzu: 1.705 unit
8. Hino: 1.617 unit
9. Wuling: 1.381 unit
10. Nissan: 785 unit.

Lihat video "Budak! Dibuka Pertama, GIIAS 2019 Diserang oleh Pengunjung"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr / din)