Pekerja industri mobil AS telah di-PHK selama dua bulan.

REPUBLIKA.CO.ID, WARREN – Sebanyak 130 ribu pekerja pabrik mobil di Amerika Serikat (AS) telah kembali bekerja. Senin lalu (18/5) mereka datang untuk bekerja untuk pertama kalinya setelah dua di-PHK selama dua bulan.

Ini adalah langkah besar menuju memulai kembali industri otomotif AS. Pabrik mobil AS Fiat Chrysler, General Motors dan Ford serta pabrik Honda dan Toyota di negeri Paman Sam membuka kembali puluhan pabrik mereka.

Pabrik-pabrik otomotif dari Detroit ke Tennessee dan Texas ke pabrik Tesla di San Francisco Bay telah mulai dibuka kembali. Beberapa pabrik di Detroit mulai mengeluarkan mobil.

Sementara pabrik lain membutuhkan waktu lebih lama untuk memulai kembali operasi penuh mereka. Beberapa karyawan cukup percaya diri dalam tindakan pencegahan yang diambil oleh manajemen.

Di pabrik perakitan truk pickup Fiat Chrysler, di Warren, Detroit, para pekerja masuk ke tenda putih raksasa dengan kata-kata mulai kembali dan saling menjaga satu sama lain. Di dalam tenda suhu tubuh mereka diperiksa dan para pekerja juga ditanya apakah mereka memiliki gejala Covid-19 atau tidak.

"Saya merasa lebih aman daripada gudang; karena mereka melakukan inspeksi dan segalanya, saya merasakannya luar biasa, cerdas, saya menyukainya, jadi saya merasa lebih aman, saya tidak akan sakit," kata petugas kebersihan pabrik Annas alazia Moore, Selasa (19/5).

Cole Stevenson, seorang pekerja yang memasang setir di pabrik perakitan Ford di Dearborn, Michicigan, mengatakan pabrik memasang partisi di bagian tempat para pekerja berdiri atau duduk cukup dekat. Salah satu cara bagi pabrik untuk memastikan pekerja terus mematuhi batasan sosial.

"Anda dapat mengatakan mereka mengambil langkah-langkah untuk memastikan ada permukaan antara dua orang yang perlu dekat satu sama lain," kata Stevenson.

sumber: ap