Jakarta –

Di era Normal Baru banyak kebiasaan baru diadopsi, ini juga berlaku untuk pengendara sepeda motor. Semua dilakukan agar kita sebagai pengendara dapat terus bergerak tetapi terhindar dari penularan virus Corona.

Seperti disampaikan oleh Safety Riding Manager PT Astra Honda Motor (AHM), Johannes Lucky, di acara NGOVID FORWOT bersama Astra Honda Motor dengan membahas tema, Hati-Hati, Pengendara Motor di era Adaptasi Kebiasaan Baru & # 39 ;.

"Kami melihat kami sebagai kekuatan pendorong untuk dapat menyesuaikan kebiasaan baru, yang merupakan perubahan perilaku atau kebiasaan untuk melakukan kegiatan seperti biasa tetapi dengan selalu menerapkan protokol kesehatan di tengah-tengah pandemi COVID-19," kata Lucky.

Lucky menjelaskan berbagai cara untuk dapat mengimplementasikan protokol kesehatan harus dilakukan.

"Adaptasi saat mengemudi dapat dilihat di lapangan, dimulai dengan memeriksa suhu tubuh, menggunakan masker yang benar, bukan hanya hidung, atau menerapkan jarak sosial yang benar tidak hanya menggunakan daun pisang ketika melakukan jarak sosial pada sepeda motor," kata Lucky.

Langkah sebelum mengemudi Foto: dok. Astra Honda Motor

Selain itu Lucky menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan sebelum mengemudi, sehingga saat berkendara rasa aman dan dapat menghindari COVID-19 dapat diwujudkan.

1. Penting atau tidak bagi kita untuk mengemudi

Sebelum mengemudi kita sebagai pengendara harus memastikan apakah kegiatan yang akan kita lakukan untuk mengemudi itu penting atau tidak. Jika tidak penting disarankan untuk tidak mengemudi.

2. Peraturan

Sebelum mengemudi, pastikan kita tahu bagaimana mengatur satu area. Di Indonesia COVID-19 kasus dapat dikatakan terus tumbuh dan belum ada beberapa daerah yang dinyatakan hijau.

Untuk teman-teman yang ingin berkendara ke suatu daerah harus melihat zonasi di setiap daerah apakah itu hijau atau tidak, mulai dari tempat awal hingga selesai. Jika suatu daerah masih merupakan daerah dengan COVID-19, jangan naik.

3. Pastikan kesehatannya baik

Selanjutnya, sebelum naik, pastikan kesehatan kita baik-baik saja. Tidak dalam keadaan sesak nafas, demam, dan pastikan untuk terus memeriksa tubuh terlebih dahulu, jika memasuki suhu 27 derajat lebih baik tidak berkuda.

4. Perlengkapan Berkuda

Jika selama ini hanya menggunakan helm, jaket dan sepatu sarung tangan. Selama pandemi seperti sekarang disarankan untuk menambah perlengkapan berkendara saat mengemudi.

Seperti selalu membawa topeng, saat mengemudi bawa masker cadangan, handsanitizer. Selain itu, disarankan untuk membawa tas untuk pelindung perlengkapan berkuda kami.

Selanjutnya, jangan lupa membawa peralatan makanan, peralatan ibadah, dan terus menggunakan helm yang memiliki pelindung atau kaca pelindung. Helm dengan kaca pelindung ini menghindarkan kita sebagai pengendara untuk menyentuh wajah dan mata karena debu dan lainnya.

5. Persiapan kendaraan semaksimal mungkin

Selanjutnya, pengendara pandemi virus Corona seperti saat ini. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, bahan bakar selalu penuh atau mencukupi ke tujuan, kondisi ban, rem dan peralatan lain dalam kondisi prima. Ini dilakukan untuk memastikan jalanan tidak berhenti di satu sisi dan mengurangi kontak dengan yang lain.

6. Tentukan rute sebelum mengemudi

Jika sebelum pandemi kita berkendara terus memilih rute yang sama seperti setiap hari. Selama pandemi seperti sekarang disarankan untuk memilih rute sebelum mengemudi.

Hindari rute yang macet agar tidak berhenti karena macet.

7. Lebih banyak mengendalikan emosi saat berkendara

Selama pandemi virus Corona saat ini, emosi pengendaraan sangat dianjurkan untuk lebih terkontrol. Terutama dengan melihat situasi saat ini ada banyak berita negatif tentang Corona yang dapat mempengaruhi kita saat berkendara, sangat disarankan untuk dapat mengendalikan emosi dengan lebih baik saat berkendara.

8. Memahami karakter pengendara lain

Kami sebagai pengendara harus lebih memahami karakter pengguna jalan lain. karena sekarang tidak hanya pengendara motor atau pengendara sepeda motor, kami juga harus memahami pengendara lain seperti pengendara sepeda, pejalan kaki, dan pelari.

9. Waspadai situasi berbahaya di jalanan

Kita sebagai pengendara harus terus memprediksi bahaya yang dapat terjadi saat mengemudi. Karena dalam pandemi virus Corona seperti kita sekarang sebagai pengendara sering bertemu dengan situasi lalu lintas yang semakin sepi, disarankan untuk tidak ceroboh karena proses prediksi bahaya harus dijaga.

10. Jaga jarak Anda

Disarankan bagi semua pengendara untuk menjaga jarak maksimum dengan pengendara lain dengan lebih baik. Salah satunya dengan menghindari rute yang sering mengalami kemacetan.

11. Minimalkan transaksi

Saat mengemudi, disarankan untuk meminimalkan transaksi dan memilih untuk melakukan transaksi digital atau uang yang pasti sehingga Anda tidak perlu mendapatkan uang kembalian. Sekaligus mengurangi interaksi dengan orang lain.

12. Bawalah persediaan makanan Anda sendiri

Pengemudi juga disarankan untuk terus membawa persediaan makanan sendiri. Jadi ketika kita harus berhenti beristirahat saat mengemudi, kita sudah tahu makanan apa yang kita makan.

13. Mencuci Perlengkapan Berkuda dan sepeda motor lebih sering

Jika pengemudi biasanya lebih tidak tahu tentang mengendarai perlengkapan seperti helm, ia hanya akan mencuci seminggu sekali, disarankan untuk lebih rajin mencuci perlengkapan berkuda. Karena kita tidak tahu pasti apa yang ada di jalanan.

Selain itu, sepeda motor juga disarankan untuk lebih sering mencuci, sehingga mereka dapat menghindari transmisi.

14. Pengemudi segera membersihkan diri setelah mengemudi

Disarankan setelah berkendara, pengendara mobil segera membersihkan diri atau mandi ketika mereka sampai di rumah tanpa menyentuh barang apa pun.

15. Istirahat yang cukup

Karena mengemudinya sangat melelahkan, disarankan untuk cukup istirahat. Jangan mengemudi saat lelah.

Tonton Video "Bantu Mengurangi Polusi, Grab Luncurkan Kendaraan Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(lth / rgr)