Target Gaikindo tahun ini lebih rendah dari pada 2018

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Asosiasi Kendaraan Bermotor Indonesia, Gaikindo memperkirakan penjualan kendaraan mencapai 1,1 juta unit pada 2019. Angka yang ditetapkan oleh Gaikindo memang menurun dari penjualan yang tercatat di 2018 sebesar 1.151 juta unit.

"Target Gaikindo adalah 1,1 juta unit untuk 2019. Tapi ya, semoga realisasi penjualan bisa mencapai 1,2 juta unit, tetapi referensi kami di 1,1 juta," kata Ketua Gaikindo Jongkie D Sugiarto di Jakarta, Kamis (1/2) 24).

Jongkie mengatakan, yang terpenting adalah penjualan masih di atas satu juta unit, dan targetnya sudah sesuai dengan kondisi saat ini di Indonesia. Dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,1 persen, target yang ditetapkan untuk 1,1 juta unit sudah tepat.

Penjualan kendaraan di Indonesia pada tahun 2019 tergantung pada sejumlah faktor, termasuk nilai tukar rupiah, jika melemah dan harga mobil naik, itu akan tergantung pada keputusan pembelian kendaraan. Kemudian faktor inflasi, perusahaan pembiayaan, perpajakan, pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi dan Suku Bunga Bank Sentral.

Selama 2018 kapasitas produksi kendaraan mencapai 1,3 juta unit dengan penjualan 1,151 juta unit. Mayoritas penjualan mobil berada di segmen penggerak roda 4×2 seperti MPV, dan KBH2 atau Program Kendaraan Hemat Energi dan Harga Terjangkau.

Sedangkan untuk kendaraan komersial seperti truk, telah meningkat sebesar 27 persen menjadi 112 ribu dalam penjualan ritel. Penjualan truk meningkat karena pembangunan infrastruktur telah dilakukan secara intensif, bisnis pertambangan dan perkebunan telah meningkat sehingga truk baru diperlukan.