Ford mengisolasi semua karyawan yang memiliki kontak langsung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ford Motor Company, pabrikan mobil asal Amerika Serikat (AS) menutup pabrik Spanyol di wilayah timur Valencia selama satu minggu mulai Senin (16/3). Penutupan pabrik dilakukan oleh perusahaan, karena ada tiga karyawan pabrik Ford di Spanyol yang positif co-19 atau terinfeksi oleh wabah virus korona.

"Kami memiliki tiga kasus positif co-19 di pabrik Ford Valencia dalam 24 jam terakhir," kata perusahaan itu.

Dalam hal ini, Ford juga akan terus mengikuti protokol yang berlaku. Ford mengisolasi semua karyawan yang memiliki kontak langsung dengan tiga pekerja yang positif terinfeksi virus Corona.

Pabrik di Spanyol adalah salah satu pabrik Ford terbesar di luar AS yang mempekerjakan lebih dari 7.000 pekerja dan menghasilkan lebih dari 400.000 kendaraan per tahun termasuk model Mondeo dan Galaxy.

sumber: perantara