Jakarta –

Hanya orang-orang tertentu yang tidak menerima koin begitu saja. Siti Barokah, perempuan dari Desa Kramat, Demak, Jawa Tengah. Dia mengumpulkan Rp. 1.000 koin dalam satu galon air, dan berhasil ditebus satu unit Honda Scoopy.

Salah satu dealer Honda Cendana Demak, Bayu mengatakan, Siti Barokah mendatangi dealer dengan membawa koin yang disimpan dalam galon air. Selidiki, konsumen ini berhasil mengumpulkan Rp. 1.000 koin selama 3,5 tahun.

"Dia mengumpulkan uang selama 3,5 tahun untuk membeli sepeda motor Honda Scoopy Stylist," kata Bayu saat dihubungi detik.com, Minggu (6/9/2020).

Lebih lanjut, Bayu menjelaskan, ketika dihitung jumlah koin, ternyata tidak sesuai dengan harga motor Scoopy. Namun, pembayaran tetap dibayarkan saat sepeda motor diantar pulang.

Nominalnya hanya Rp 14.250.000, sedangkan harga tunai Rp 20.600.000, kata Bayu.

Untuk kekurangan dibayar di rumah (Siti Barokah), serta kirim unit scoopynya. Nominal sisanya Rp 5.750.000, ”lanjutnya.

Sementara itu, Bayu mengaku sangat senang bisa mewujudkan impian Siti memiliki sepeda motor. Pembayaran motor dengan uang kembalian ini bukan yang pertama kali dilakukan diler.

"Kali ini dua kali (pembelian pakai uang receh) yang dulu sepeser pun 500 rupiah, hanya dengan nilai nominal Rp 8 juta untuk pembelian satu Honda Beat," kata Bayu.

Fakta ini sesuai dengan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Pasal 21 menyebutkan, rupiah harus digunakan dalam setiap transaksi yang memiliki tujuan pembayaran. Sedangkan pasal 23 mengatur bahwa setiap orang dilarang menerima rupiah.

“Dealer kami mengutamakan pelayanan tanpa membedakan siapa konsumennya. Yang penting koin atau uang kertas sesuai dengan nominal kesepakatan harga,” imbuhnya.

Tonton video "Pria di Banyuwangi Beli NMAX dengan Koin"
[Gambas:Video 20detik]
(riar / lua)