Jakarta – Indonesia sedikit tertinggal ketika berbicara tentang mobil yang dibuat di negara mereka sendiri, alias atau mobil nasional. Memang, jika garis lurus digambar dalam beberapa tahun terakhir, mobil Esemka telah menjadi primadona sebagai tanda lahirnya sebuah mobil nasional di negara tersebut.

Tetapi ada berita baru tentang mobil domestik. BLIT dan Kasuari tampaknya menjadi oasis kebanggaan negara di tengah gempuran mobil produksi asing.

Masalahnya adalah mobil listrik adalah karya anak-anak bangsa yang bekerja sama antara Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya dan Universitas Budi Luhur, bahkan rencananya akan mengikuti kejuaraan internasional di Reli Dakar 2019.

Project Leader BLITS, Yoga Uta Nugraha mengatakan, sebenarnya mobil buatan Indonesia saat ini belum tercapai karena kurangnya tenaga ahli seperti Teknik. Uta mengatakan, memang banyak produsen luar yang berproduksi di dalam negeri tetapi Indonesia hanya sebatas merakit.

"Apa yang saat ini sulit antara rekayasa dan produk adalah tidak ada jembatan," kata Uta di Kantor Distribusi PLN Jakarta Raya.

"Sebenarnya negara ini masih hanya memproduksi atau merakit, bahkan jika kita hanya berbicara di Jepang, teknik di sini telah menjadi gambaran," jelasnya. (riar / rgr)