California – Karena dihukum oleh regulator keuangan pemerintah AS, Elon Musk harus mengundurkan diri dari posisi Chairman of Tesla. Penggantinya adalah seorang wanita.

Dilaporkan oleh BCC, akhirnya Tesla membuka suara tentang orang yang akan menggantikan & # 39; Iron Man & # 39; kursi. Berdasarkan beberapa pertimbangan, nama CFO perempuan dari perusahaan telekomunikasi Australia Telstra diberi nama Robyn Denholm.

Pengunduran diri Musk pada bulan September adalah akibat dari perjanjian antara Securities and Exchange Commission (SEC) AS. Komisi menyatakan bahwa Tesla dinyatakan bersalah karena gagal meminta pengungkapan kontrol dan prosedur yang berkaitan dengan tweet Musk mengenai mengambil perusahaan swasta. Musk dan Tesla diyakini melakukan penipuan.

Karena itu, Musk ditagih denda US $ 20 juta atau sekitar Rp. 293 miliar dan terpaksa menyerahkan perannya sebagai kapten di Tesla selama tiga tahun. Pengusaha yang merasa dirugikan juga meminta Musk untuk dipertimbangkan lebih agar tidak menarik perhatian publik lagi. Meski harus dipisah dari posisi ketua, Musk tetap menjadi CEO Tesla.

Seorang juru bicara di Tesla mengatakan bahwa sebagai akibat dari hukuman Musk tampak sangat tertekan. Dia sering tidur di sofa kantor dan juga sesekali menghisap ganja.

Tapi terlepas dari semua itu, Musk telah membawa Tesla menjadi produsen mobil listrik yang sangat ikonik, terutama di Model 3. Ini Musk Porehan diakui sebagai & # 39; bersejarah & # 39; aksi untuk Tesla.

Sebaliknya, Denholm dikenal memiliki pengalaman di industri otomotif. Dia telah melayani tujuh tahun untuk Toyota Australia. Dia juga memiliki sejarah bekerja untuk perusahaan teknologi Juniper Networks dan pengembang perangkat lunak perusahaan Sun Microsystems.

Robyn Denholm Foto: Dok. Tesla

"Robyn memiliki pengalaman luas dengan teknologi dan industri otomotif. Dia membuat kontribusi signifikan sebagai anggota dewan Tesla, yang selama empat tahun telah membantu menjadi perusahaan yang menguntungkan," kata Elon Musk.

(ddn / ddn)