Jakarta – Hadir sejak 2004 mengisi segmen Low MPV, Avanza masih kuat hingga saat ini. Pada tahun 2004 Avanza tidak sendirian, ada dua mobil lain, Daihatsu Xenia, yang diproduksi bersamaan dengan Avanza dan Suzuki APV.

Mengutip data distribusi partai besar Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), di tahun pertamanya, Avanza merasakan manisnya penjualan mobil di Indonesia. Saat itu Avanza terjual 43.936 unit sementara Xenia 22.006 unit dan APV 8.998 unit.

Penjualan MPV rendah juga terus meningkat. Hingga akhirnya pada tahun 2009 datang pendatang baru Daihatsu Luxio. Meski begitu, penjualan Avanza tidak terganggu, bahkan lebih kuat. Pada tahun 2009, Avanza menyentuh angka penjualan sebanyak 100.065 unit. Pada 2013, Avanza tiba di saingan baru, Suzuki Ertiga, Nissan Evalia, Chevrolet Spin, dan Mazda VX-1. Tidak berkurang, Avanza masih dibanjiri pesanan. Saat itu Avanza terjual 213.458 unit.

Demikian pula, Xenia adalah 64.611 unit. Angin segar ditiup oleh Ertiga, yang pada tahun pertama terjual 63.318 unit. Sementara Suzuki APV dan Luxio masih kesulitan mengimbangi Avanza karena masing-masing terjual 14.531 unit dan 5.656 unit.

Mazda VX-1 yang memunculkan kembali Suzuki Ertiga juga tidak dilirik karena pada tahun pertamanya hanya 757 unit yang terjual.

Pada 2014, segmen Low MPV semakin ramai dengan kehadiran Honda Mobilio. Mobilio segera meroket dengan menjual 79.288 unit. Itu juga membuat penjualan Avanza menurun. Pada tahun yang sama Avanza mencatat penurunan menjadi 162.070 unit.

Namun itu belum tentu menggeser Avanza dari posisi mobil terlaris di Indonesia. Avanza tampaknya tidak mantap dengan pendatang baru datang ke sini.

Bahkan, pendatang baru yang tidak terlalu kuat harus menyerah seperti Chevrolet Spin dan Mazda VX-1. Chevrolet menghentikan penjualan Spin pada 2017 setelah 2016 hanya terjual 28 unit.

Hingga akhirnya pada 2017 Mitsubishi Xpander juga Wuling Confero muncul. Xpander dan Confero adalah pilihan baru bagi masyarakat Indonesia.

Penjualan Avanza mulai terputus sedikit. Tahun menjadi mobil terlaris, pada bulan Februari 2018 posisi Avanza mulai digantikan oleh Xpander. Xpander menduduki puncak mobil terlaris di negeri ini.

Posisi Xpander di bagian atas bisa dibilang tidak stabil karena beberapa kali masih diambil alih oleh Avanza. Misalnya pada Oktober 2018. Avanza duduk di peringkat pertama mobil terlaris dengan penjualan 9.519 unit sedangkan Xpander 5.048 unit.

Lain adalah Xpander, yang lain adalah Confero. Dijual dengan harga lebih rendah tidak menjamin mobil terjual dengan baik. Pada bulan kesepuluh Wuling hanya merilis 775 unit Confero.

Persaingan di segmen MPV Rendah masih tampak ramai dalam beberapa tahun ke depan, selama MPV masih menjadi mobil impian rakyat Indonesia. (kering / ddn)