Hyundai ingin bersaing dengan BMW dan Mercedes-Benz.

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL – Raksasa otomotif Korea Selatan Hyundai mengumumkan akan meluncurkan "N" sebagai merek baru untuk kendaraan berkinerja tinggi di China pada Selasa (6/11).

Hyundai sedang menyiapkan merek baru untuk memenuhi pertumbuhan penjualan mobil berkinerja tinggi di China. China adalah pasar otomotif terbesar di dunia.

"Saya yakin kami dapat mengumumkan rencana untuk meluncurkan mobil N untuk pasar China dalam beberapa bulan," kata wakil presiden eksekutif yang menangani perencanaan produk dan divisi strategis Hyundai Motor, Thomas Schemera, kepada Yonhap pada hari Selasa.

"Pengemudi listrik dalam kendaraan berkinerja tinggi sedang dipertimbangkan dan suatu kebutuhan di masa depan," kata Schemera.

Meski demikian dia tidak menjelaskan waktu peluncuran secara detail. Hyundai, melalui merek N, ingin mengubah citranya sebagai produsen kendaraan biasa untuk menjadi pembuat mobil berkinerja tinggi guna bersaing dengan raksasa Jerman BMW dan Mercedes-Benz.

Hyundai sudah memiliki tiga mobil dari merek N, termasuk i30 N, i30 Fastback N, dan Veloster N. Inspirasi di balik merek N adalah huruf depan Kota Namyang, di mana Hyundai dan sirkuit Nurburgring di Jerman berada.

Pada tahun 2014, Hyundai Motor merekrut mantan bos BMW M Albert Biermann sebagai kepala teknologi di divisi tersebut. Pada bulan Maret, pabrikan Korea Selatan juga mempekerjakan mantan insinyur BMW, M Schemera.