Jakarta – Pada tahun 2018 PT Mercedes-Benz Indonesia telah berhasil menjual lebih banyak produk rakitan dalam negeri daripada diimpor langsung dari Jerman. Pada periode itu, 77 persen mobil yang dijual berkumpul di Indonesia.

Tidak hanya itu, pada 2019, Mercedes berencana membuat 4 model baru yang dirakit di pabrik mereka di Wanaherang, Bogor, Jawa Barat. "Ada 4 yang baru dari 4 yang dirakit secara lokal, sisanya CBU," kata Wakil Direktur Operasi dan Manajemen Produk, PT Mercedes-Benz Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto setelah peluncuran Mercedes-Benz E 350 EQ Boost pada hari Jumat (25/1 / 2019) di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Sekadar informasi, Pabrik Wanaherang Mercedes-Benz kini mampu merakit enam jenis mobil penumpang termasuk C-Class, E-Class, S-Class dan GLC, sedan GLE dan GS. Tentu saja salah satunya termasuk produk baru terbaru mereka, Mercedes-Benz E 350 EQ Boost.

PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia juga menghasilkan angka yang bagus untuk total penjualan mobil yang diproduksi di dalam negeri. Pada 2018, sebanyak 77 persen mobil yang dijual dirakit di Indonesia.

Mengenai model apa yang akan dirakit di dalam negeri secara rinci, Karianto masih belum memberikan pernyataan resmi. Namun yang pasti 10 model yang siap dipasarkan akan mengisi seluruh segmen pasar merek.

"Tahun ini kami akan menghadirkan 10 model baru, bahkan saya dapat mengatakan lebih dari 10 nanti. Merata semuanya dari SUV, Sedan, Van, dan bahkan dari NGC, kami akan tetap bahas," lanjut Karianto.

Untuk perakitan lokal model Hybrid mereka sendiri, Karianto menekankan bahwa tahun ini masih belum siap untuk Indonesia. "Tidak tahun ini, nanti kalau pakai CBU dulu dari Jerman," pungkasnya. (rip / lth)