Prancis memiliki jumlah peminat mobil listrik tertinggi di Eropa.

REPUBLIKA.CO.ID, AMSTERDAM – Mobil listrik dinilai menjadi solusi mobilitas masa depan. Mengingat, mobil listrik atau electric vehicle (EV) memiliki sejumlah keunggulan, terutama dari segi lingkungan.

Dilansir dari Electrive pada Kamis (8/10), hal ini pula yang mendorong EVBox untuk melakukan penelitian. Melalui studi ini, penyedia layanan pengisian baterai asal Belanda tersebut bertujuan untuk mengungkap keinginan masyarakat Eropa untuk menggunakan EV.

Dari riset tersebut terungkap bahwa sekitar 43 persen masyarakat Eropa tertarik beralih menggunakan EV. Mayoritas, hal-hal yang mendorong penggunaan EV juga terkait faktor lingkungan. Dengan kata lain, sebagian besar yang menyetujui penggunaan EV adalah orang-orang yang peduli terhadap perubahan iklim.

Sementara itu, masyarakat yang belum berminat beralih masih merasa infrastruktur EV saat ini masih belum siap. Di satu sisi, sebagian orang masih enggan karena harga EV saat ini masih tergolong tinggi.

Uniknya, penelitian ini juga mengungkap bahwa masyarakat yang pernah menggunakan EV tidak merasa terlalu ribet dengan minimnya infrastruktur. Nyatanya, sebagian besar pengguna EV sudah tidak tertarik lagi menggunakan kendaraan bermesin konvensional.

Riset ini sendiri melibatkan sekitar 3.600 responden. Seluruh responden adalah masyarakat dari enam negara Eropa yaitu Belanda, Jerman, Perancis, Belgia, Norwegia dan Inggris. Dari seluruh responden tersebut, 600 diantaranya adalah masyarakat yang pernah menggunakan hybrid dan EV.

Dari enam negara, Prancis memiliki jumlah peminat pertanyaan EV tertinggi. Mayoritas, responden Prancis tertarik menggunakan EV untuk lingkungan yang lebih hijau dan berharap Eropa akan menjadi benua bebas karbon pertama.