Jakarta –

Weekend ini akan menjadi long weekend, libur tahun baru islam jatuh pada kamis, 20 Agustus 2020, kemudian berangkat bersama pada hari jumat tanggal 21 agustus 2020. Bagi anda yang akan menikmati libur panjang ini dengan menggunakan mobil pribadi , Anda perlu memperhatikan ini. sebelum melakukan perjalanan jauh.

Persiapan mobil untuk menempuh jarak jauh tidak boleh sembarangan. Alih-alih ingin melepas lelah, hal itu justru menimbulkan masalah di tengah perjalanan.

Nah, editorial detikOto berikut membagikan beberapa tips mengecek mobil sebelum digunakan untuk menghabiskan long weekend di akhir pekan ini. Mari kita dengarkan!

1. Periksa kondisi ban

Sebelum menghabiskan long weekend akhir pekan ini, jangan lupa untuk mengecek kondisi kendaraan seperti bannya.

Seperti dikutip dari TyreSafe, ada 3 hal yang bisa dilakukan untuk mengukur tingkat keausan ban.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengecek tekanan ban pada mobil dan mengatur tekanan sesuai anjuran produsen mobil. Biasanya ukuran ban yang direkomendasikan produsen tersimpan di manual atau tertera di pintu pengemudi.

Hal lain yang harus Anda lakukan adalah memeriksa ketebalan ban. Biasanya ketebalan ban minimum masih 1,6 mm. Untuk mengeceknya coba gunakan koin dan masukkan ke dalam jalur ban, jika koin masuk cukup dalam berarti kedalaman tapak ban masih bagus.

Ilustrasi ban mobil Foto: Ismet Selamet

Terakhir harus dilakukan pengecekan ban secara keseluruhan, seperti memeriksa ada gumpalan atau tidak, apakah ada kabel ban yang keluar atau tidak, begitu seterusnya sampai dipastikan ban tersebut masih layak pakai atau masih laik jalan.

Selain 4 ban yang biasa digunakan, tentunya ban serep juga perlu dilakukan pengecekan dan perawatan dengan cara yang sama. Banyak kejadian tak terduga yang akan membuat ban mobil perlu diganti. Ban serep akan berguna saat Anda perlu menggantinya saat Anda jauh dari bengkel.

2. Periksa Oli Mesin

Mesin dapat bekerja dengan baik dengan adanya cairan atau pelumas. Pengecekan kualitas oli juga bisa dilihat melalui dipstick.

Lalu bagaimana cara mengecek kadar oli mesin mobil yang normal? Caranya cukup mudah, cukup gunakan batang oli (dipstick) di ruang mesin.

“Langkah pertama adalah melepas dipstick. Kemudian dilap terlebih dahulu, kemudian dimasukkan kembali ke dalam dipstick dan setelah itu dilepas kembali. Dari situ kita bisa mengecek level oli. Jika volume oli berada di antara tanda maksimum dan minimum masih aman. Pengecekan ini harus dilakukan di tempat yang datar, Kalau tempatnya miring kurang akurat, "kata Budi, Head of After Sales & CS Operation Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Boediarto.

Selain bisa mengecek kapasitas oli, melalui dipstick kita juga bisa mengecek kualitas oli mesin dalam kondisi terbaru. “Bisa kita cek tingkat kekeruhannya. Di mobil diesel oli mesinnya baru diganti dan berapa ratus meter jalannya sebenarnya agak hitam. Kalau hitam agak bening masih oke. Lalu di bensin mobil, kalau oli mesin gelap, harus diganti., ”kata Budi.

3. Perhatikan sistem pendingin mesin

Dalam perjalanan Anda pasti akan menghadapi kemacetan dan cuaca panas yang dapat mempengaruhi suhu mesin karena dipaksa bekerja terus menerus, salah satu momok yang mengganggu ketika kendaraan harus menghadapi masalah overheating. Biasanya masalah overheating ditemukan pada mobil-mobil lama, namun tidak menutup kemungkinan juga terjadi pada kendaraan baru, akibatnya mobil tersebut dapat mogok di jalan raya.

Oleh karena itu, pemilik kendaraan disarankan untuk memeriksa ketinggian air radiator setidaknya selama seminggu. Apalagi jika mobil akan digunakan jarak jauh. Seperti dikutip dari Auto2000, radiator juga harus dikuras dan diganti air di dalamnya setiap 80.000 km.

Kondisi air radiator jika tidak ditambah dengan reservoir (tabung cadangan). Terus pastikan tutup radiator terpasang dengan baik dan tidak ada kebocoran air radiator, ujar Koordinator Pelaksana Teknis Pelayanan PT ADM Anjar Rosjadi. kepada detikOto.

“Pastikan juga motor kipas pendingin bekerja dengan baik,” lanjut Anjar.