Tahun lalu pembiayaan mobil baru turun 15 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Sebagian besar konsumen kendaraan di Indonesia adalah konsumen yang membeli kendaraan bermotor secara kredit. Ini adalah peluang bagi Adira Finance untuk menawarkan layanan pembiayaan atau penyewaan.

Setelah total pembiayaan Adira tahun lalu menurun, tahun ini, Adira optimis dapat mencatat pertumbuhan dalam hal jumlah pelanggan dan jumlah pembiayaan. Presiden Direktur Adira Finance, Hafid Hadeli mengatakan, tahun ini Adira menargetkan pertumbuhan 5 persen.

"Tahun lalu itu mengalami penurunan dibandingkan 2018. Itu terjadi karena industri otomotif juga mengalami penurunan yang disebabkan oleh kondisi politik dan ekonomi," kata Hafid dalam meluncurkan aplikasi Adiraku di Jakarta, Kamis (20/2).

Menurutnya, hingga saat ini Adira memiliki 3 juta pelanggan aktif. Mengenai pembiayaan, sepanjang 2019, total pembiayaan yang disalurkan oleh Adira adalah Rp37,9 triliun.

"Pada tahun 2019 kami mengalami penurunan pendanaan 1%. Tetapi dengan strategi kami dan didukung oleh potensi pertumbuhan pasar otomotif, kami optimis bahwa pada tahun 2020 Adira akan dapat mencatat pertumbuhan 5 persen baik untuk total pendanaan dan jumlah pelanggan ," dia berkata.

Mengenai komposisi pembiayaan pada 2019, katanya, dari Rp 37,9 triliun, pembiayaan untuk sepeda motor berkontribusi 53 persen. Sementara pembiayaan untuk kendaraan roda empat atau lebih mencatatkan kontribusi 41 persen. Kemudian, sisanya dikontribusikan oleh pembiayaan barang elektronik dan lainnya.

Menurutnya, selama setahun terakhir, pembiayaan untuk mobil baru mengalami penurunan sebesar 15 persen. Namun, penurunan itu diimbangi oleh peningkatan dalam kategori mobil bekas sebesar 6 persen dan sepeda motor sebesar 7 persen.

Selain menarik pelanggan baru, Adira juga ingin meningkatkan pasar dengan menyediakan pembiayaan untuk pelanggan yang sudah ada. "Jika kami dapat meningkatkan pembiayaan dari pelanggan yang ada, itu berarti kami telah dapat meningkatkan kualitas kredit karena ini adalah bukti bahwa pelanggan yang sudah ada adalah pelanggan yang memenuhi syarat untuk mendapatkan kembali pembiayaan dari Adira," katanya.