Jakarta –

Kopi yang tumpah sering kali membuat kami kesal. Tapi jika kopi yang tumpah terjadi di kokpit pesawat dan membuat instrumen konsol kemudi basah, itu jelas menjadi masalah besar.

Itulah yang terjadi dengan pesawat Airbus A350. Kabarnya, desain interior kokpit pesawat ini membuat beberapa pilot menumpahkan kopi di panel instrumen kemudi.

Sebenarnya hanya ada dua kasus minuman tumpah dalam delapan bulan terakhir. Tapi mengingat itu terjadi dalam penerbangan dan melibatkan konsol kemudi pesawat, itu termasuk dalam 'sering'. kategori.

Tentunya permasalahan yang muncul memiliki potensi bahaya yang sangat besar. Dikutip dari The Drive, tumpahan cairan ke konsol kemudi pesawat bisa menyebabkan salah satu mesin Airbuss A350 mati. Untuk diketahui, pesawat memiliki dua mesin.

Dari dua kejadian minuman tumpah, 'hanya' salah satu mesin yang menjadi korban. Namun untuk menghindari masalah yang lebih besar, Airbus dikabarkan telah melakukan tindakan pencegahan.

Airbus memodifikasi konsol tengah kemudi agar lebih tahan air. Selain itu, mereka juga menyediakan cover untuk konsol yang disebut-sebut sebagai 'langkah awal'. untuk menghindari kopi atau teh tumpah.

Tidak hanya itu. Pembuat pesawat Prancis itu juga memberikan panduan baru kepada maskapai penerbangan yang menggunakan A350 tentang cara menangani minuman yang tumpah di konsol pesawat.

Sementara itu, beberapa pilot dikabarkan mengeluhkan tatakan gelas di kokpit Airbus A350 terlalu kecil. Hal itulah yang kemudian menyebabkan kopi tumpah ke panel konsol.

Masih dikutip dari The Drive, insiden kopi tumpah pertama terjadi di Asiana Airlines. Kejadian ini menyebabkan mesin pesawat mati. Pesawat kemudian dipaksa mendarat di bandara yang bukan tujuannya untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Insiden kedua dialami Delta Airlines dalam penerbangan dari Seoul, Korea Selatan, menuju Detroit, Amerika Serikat. Hanya 15 menit setelah instrumen kopi tumpah, salah satu mesin langsung mati. Pesawat tersebut kemudian bisa mendarat dengan selamat saat penerbangan dialihkan ke Fairbanks, Alaska.

Tonton Video "Darurat Wabah Corona, Airbus Memperpanjang Penutupan Pabrik di China"
[Gambas:Video 20detik]
(din / din)