Ketua AISI memprediksi penurunan penjualan sepeda motor nasional.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Johannes Loman, yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden Eksekutif PT Astra Honda Motor (AHM) memprediksi penurunan penjualan sepeda motor secara nasional, dari target semula. 6,4 juta unit menjadi 3,6-3,9 juta unit, turun sekitar 40-45 persen.

"Jika kita melihat dari data tahun lalu, kami telah berhasil menjual 6,4 juta unit secara nasional. Namun, tahun ini karena wabah pandemi yang telah kami koreksi antara 3,6 dan 3,9 juta unit," kata Johannes Loman kepada wartawan, Kamis (4/6). 11/6).

Dengan persentase itu, AHM, yang tahun lalu menjual hampir 5 juta unit sepeda motor, harus rela memperbaiki target penjualannya menjadi hanya 3 juta unit tahun ini.

Namun demikian, jumlah itu dapat berubah setelah semuanya kembali normal dengan pertumbuhan ekonomi.

"Apa yang menyebabkan pasar turun adalah banyak hal, seperti keberadaan PSBB, kedua ekonomi melambat, harga komoditas juga turun sangat dalam," katanya.

"Semoga pandemi ini juga berlalu dengan cepat dan ekonomi dan kehidupan dapat kembali normal," tambahnya.

Pada saat yang sama, Direktur Pemasaran PT AHM Thomas Wijaya menambahkan bahwa pengetatan yang diberikan oleh perusahaan pembiayaan juga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi.

"Banyak konsumen Honda masih bergantung pada perusahaan pembiayaan, sebanyak 65-70 persen konsumen kami membeli kendaraan secara kredit," katanya.

sumber: Antara