Jakarta –

DFSK telah memasuki tahun ke 3 berbisnis di industri otomotif Indonesia. Meskipun mereka belum menunjukkan perlawanan signifikan terhadap pemain lama dari Negeri Sakura, DFSK merasa bahwa mereka sudah cukup nyaman dengan Indonesia.

Jika melihat data penjualan memang angka yang diraih belum mampu menggeser merek Jepang. Meski begitu, DFSK secara perlahan terus mengalami pertumbuhan.

"Jika kita melihat dari perkembangan kita jelas ada penjualan. Pertumbuhan dari tahun ke tahun memang baik. Kami melihat konsumen dapat menerima produk kami. Sejauh ini konsumen kami semakin kuat," kata PR dan Digital Manager PT Sokonindo Automobile, Arviane DB, saat ditemui di DFSK Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2020).

Foto DFSK: Rizki Pratama

Salah satu buktinya adalah bahwa komunitas pengguna DFSK telah mulai tumbuh. Selain mendekat ke konsumen, komunitas juga menjadi wadah kritik dan saran.

"Mereka sudah memiliki komunitas sendiri di setiap kota, yah, inilah yang kami kembangkan. Mereka juga mengharapkan kami menghadirkan produk baru. Di segmen komersial, responsnya tidak terduga," kata Ane.

Hasil ini juga tidak terlepas dari strategi produk dan harga yang ditawarkan. DFSK percaya berdasarkan penelitiannya bahwa harga masih menjadi pertimbangan utama bagi konsumen Indonesia dalam membeli mobil.

"Jika kita belajar dari riset internal, konsumen masih melihat sisi ekonomi. Itu masih menjadi pilihan nomor satu ketika melakukan pembelian unit. Jadi Anda tidak ingin nilai uang bagi masyarakat Indonesia ditambah fitur yang mereka pikirkan di harga itu bisa lebih dan kualitasnya terjaga, "katanya.

Mengenai target tahun ini, DFSK belum dapat mendeklarasikannya. Alasannya karena belum dihitung berapa lama jika ditambah dengan produk terbaru yang akan diluncurkan tahun ini.

"Target 2020 tidak dapat diinformasikan sekarang karena ada sejumlah unit baru sehingga ada proses diskusi internal. Karena masih menghitung berapa unit yang ada," pungkasnya.

Lihat video "Geber DFSK Glory 560 Jakarta-Sukabumi"
[Gambas:Video 20detik]
(rip / lth)