Jakarta – Dalam waktu kurang dari dua tahun, Wuling telah menunjukkan komitmen mereka dalam industri otomotif Indonesia. Produk rakitan lokal mereka mulai mendapat perhatian konsumen Indonesia dengan total 20.000 pelanggan sejauh ini.

Namun hingga saat ini belum ada klarifikasi langsung dari Wuling ketika akan mulai mengekspor produk buatan lokal mereka untuk meningkatkan perekonomian Indonesia.

"Sementara kita fokus pada Indonesia dulu, intinya kita masih berusia dua tahun. Itu (ekspor) adalah tujuan jangka panjang, adalah produk Almaz atau di mana dan di mana pasar sasaran, lalu lihat," kata Manajer Merek Wuling Motors Indonesia, Dian Asmahani.

Meskipun Wuling tidak memberikan konfirmasi tentang produk apa yang akan mereka ekspor, Direktur Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional, I Gusti Putu Suryawirawan mengatakan Almaz akan menjadi model Wuling pertama mereka yang akan diekspor.

"Mereka juga merencanakan ekspor, bagi mereka yang tidak hanya melakukan ini sebelumnya (Almaz) dia mengatakan bahwa mereka ingin diekspor," kata Putu yang hadir pada peluncuran resmi Wuling Almaz.

Terlepas dari kurangnya kepastian dari Wuling, Putu mengatakan industri otomotif China seperti Wuling menunjukkan komitmen yang baik dengan mendorong konten lokal mereka. "Dari industri, kami mendorong lebih banyak komponen domestik dari dalam. Mereka juga mendatangkan komponen dari luar, mereka juga meminta dari lokal," lanjutnya.

Mengatakan ekspor sebagai rencana jangka panjang, Wuling saat ini menekankan lebih fokus pada pengembangan jaringan, layanan, dan produk mereka.

"Kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi konsumen Indonesia, kami lebih fokus mengembangkan dealer, target kami adalah 120 dealer di seluruh Indonesia," pungkas Dian. (rip / rgr)