Jakarta – Wuling Motors (Wuling) sebagai pabrikan otomotif asal China terus membuktikan keseriusannya menggarap pasar nasional. Setelah melepas mobil keluarga miring yang berharga, mereka sekarang melepas penantang SUV dari Honda CR-V, Wuling Almaz. Berbagai hal mulai dari banderolan dan juga kekuatan mobil juga menarik untuk dibahas, terutama jika dibandingkan dengan Honda CR-V secara langsung.

Beralih ke mobil keluarga, selama 2018 Honda mencatat penurunan penjualan di Mobilio. Namun Honda Prospect Motor (HPM) tidak khawatir, karena penurunan yang terjadi dinilai masih wajar. Itu karena banyaknya pendatang baru atau mobil baru. Inilah berita paling populer!

Keduanya Menggunakan Turbo, Almaz Wuling Power Tidak Besar Seperti Honda CR-V

Wuling Motors (Wuling) kembali menunjukkan keseriusannya dalam menggarap pasar nasional. Kali ini, pabrikan Cina itu datang dengan SUV bermesin turbo bernama Almaz.

Mobil 5 penumpang ini dikatakan sebagai salah satu rival terberat Honda CR-V. Keduanya menggunakan mesin turbo dan 1.500cc, ternyata tenaga Almaz tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan mobil Jepang.

1.500cc turbo Honda CR-V dapat menghasilkan tenaga setara dengan 190 PS atau 187,4 tenaga kuda. Sementara torsi mencapai 240 Nm pada 2.000-5.000 rpm.

Sementara Wuling Almaz, dengan mesin DOHC DVVT empat silinder turbo, mobil ini hanya memiliki 140 tenaga kuda dengan torsi 250 Nm pada putaran 1.600-3.600.

Kekuatan Almaz juga lebih rendah jika dibandingkan dengan SUV lain dari China yang pertama kali menantang CR-V, DFSK Glory 580. Berdasarkan spesifikasi pabrikan, mobil turbo 1.500cc dapat menghasilkan 150 tenaga kuda dengan torsi 220 Nm pada 1.800 -4.000 rpm.

Ketiga mobil kompak tersebut sudah menyematkan sistem transmisi CVT.

Wuling Almaz masih Kehilangan Murah dari DFSK Glory 580

Sama halnya dengan Cina yang terkenal dengan harga murahnya, SUV baru dari Wuling ini tidak lebih murah daripada DFSK Glory 580. Perbedaan nilainya sekitar Rp. 10 juta.

Jika dibandingkan, keduanya memiliki fitur superior masing-masing dengan mesin turbo 1.500cc. Misalnya, DFSK Glory 580 dengan perekam perjalanan dan kamera Wuling Almaz beserta unit kepalanya yang canggih.

Dua SUV baru dari Cina dikatakan menantang pemain lama dari Jepang, Honda CR-V. Apalagi spesifikasi mesin mereka sama.

Mengutip dari situs resmi masing-masing, Wuling Almaz dengan satu varian dihargai Rp. 318,8 juta sedangkan DFSK Glory 580 lebih murah dengan harga Rp. 10,8 juta dengan tag Rp. 245,9 juta.

Namun dari segi mesin berbeda dari varian biasa 1.800 cc tanpa turbo. Sementara Glory 580 yang telah mengusung turbo termurah dibanderol dengan harga Rp. 295 juta.

Untuk Honda CR-V turbo sendiri, penawaran dua varian mobil ini dibanderol dengan harga Rp518,5 juta dan versi murahnya Rp478,5 juta.

Penjualan Honda Mobilio telah meningkat, kata Honda

Pindah ke mobil keluarga, Honda mencatat bahwa selama 2018 Mobilio menurun. Berdasarkan data penjualan dari pabrik ke dealer (partai besar) yang dikumpulkan dari Asosiasi Industri Otomotif Indonesia (Gaikindo), Honda hanya mampu mengungguli Wuling Confero dengan selisih 12.499 unit / tahun (mobilio 23.561 unit pada 2018).

Bahkan, tahun sebelumnya, yaitu 2017 dan 2016, Mobilio mampu menjual hingga 35.430 unit dan 39.482 unit masing-masing. Menanggapi hal tersebut, PT Honda Prospect Motor (HPM) sebagai agen pemegang merek Honda di Indonesia masih santai

"Ini satu keluarga (platform Mobilio, BR-V, dan Brio). Jika salah satu produk turun, satu dikompensasi sehingga masih oke. 10.000 unit per bulan masih bagus untuk satu platform itu," katanya di Ancol, Jakarta kemarin, Rabu (27/2/2019).

"Sekarang ini memang tren multi platform karena lebih efisien. Karena jika ada bahaya, konsumen juga bisa menikmatinya karena suku cadang bisa murah, berdampak pada layanan juga," lanjut Jonfis.

Pada kesempatan yang sama, ia juga melihat penurunan penjualan Mobilio karena semakin banyak produk baru yang adil. "Karena saat ini kami bukan pemimpin untuk konsumen pencari tren lagi, itu empat tahun lalu. Nanti mungkin dalam beberapa tahun ke depan, kami juga akan mengalami hal yang sama baru-baru ini," kata Jonfis.

(ruk / ddn)