Tahun ini, komunitas kendaraan berkomitmen untuk tidak pulang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Sejumlah komunitas kendaraan roda empat berkomitmen untuk tidak pulang. Komunitas kendaraan roda empat Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia yang tergabung dalam AvanzaXenia Indonesia Club (AXIC) tahun ini tidak mengadakan mudik lebaran bersama seperti tahun-tahun sebelumnya.

Ketua AXIC, Taufik Hidayatulloh mengungkapkan bahwa tahun ini anggota disarankan untuk tidak melakukan perjalanan mudik. Hal ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus korona, dan mematuhi serta mendukung peraturan pemerintah.

"Kami mendukung arahan pemerintah untuk menunda pulang, sehingga penyebaran epidemi dengan cepat berhenti di Indonesia," kata pria yang akrab disapa Opay.

Sejak wabah virus korona melanda Indonesia, kebiasaan bertemu langsung alias "kopi darat / Kopdar" di kalangan komunitas mobil juga telah berhenti. Mereka mengalihkannya dengan rapat virtual melalui aplikasi video.

Namun demikian, kegiatan untuk membantu masyarakat yang terkena dampak juga terus dilakukan untuk meringankan beban pekerja sehari-hari yang masih harus berjuang untuk mencari nafkah di tengah pandemi.

Dia mencontohkan, pada 23 April kami bersama Toyota Astra Motor menggelar bakti sosial dengan membagikan 250 paket makanan dan 500 masker. Baksos diberikan kepada taksi sepeda motor online, taksi online, taksi konvensional dan lapisan masyarakat yang terkena dampak ekonomi dari wabah covid-19.

Komunitas pecinta Toyota Yaris yang tergabung dalam Toyota Yaris Club Indonesia (TYCI) mengakui hal yang sama. Mereka tidak mengadakan pertemuan, tidak berencana untuk pulang dan semua rapat diadakan secara virtual.

"Sekarang, terus terang, tidak ada terlalu banyak kegiatan, karena beberapa kegiatan yang direncanakan harus ditunda atau dibatalkan. Akhirnya kami memberikan sumbangan, kemudian pertemuan online, kuis online dan selanjutnya kami ingin membuat diskusi online halal meeting, rencana yang sama juga ingin membuat game online kopdar, "kata ketua umum TYCI, Febi Rosseva Amalinda.

Meskipun dia tidak pernah mengadakan mudik bersama dengan sesama anggota, wanita yang akrab dipanggil Febi mendesak semua anggota untuk tidak pulang sehingga penyebaran virus korona tidak menyebar luas. "Pulang bersama belum dilakukan, tetapi kami memiliki tantangan video dengan undangan video untuk tinggal di rumah dan menunda pulang," kata Febi.

Tahun ini, hampir semua komunitas roda dua dan roda empat tidak mau berbuka bersama, bahkan tidak mengadakan makan bersama dengan anggota masyarakat yang biasanya ramai selama Ramadhan. Hal-hal seperti itu membuat anggota masyarakat merasa kehilangan momentum di bulan Ramadhan

sumber: perantara