Jakarta –

Tren kendaraan listrik kini digandrungi berbagai dunia. Namun teknologi ini telah dijual oleh Volkswagen sejak 50 tahun yang lalu.

Dikutip oleh Carscoops, mobil yang dilengkapi baterai kendaraan listrik (BEV) dijual oleh Volkswagen pada 1970-an. Tidak dijual secara massal, tetapi hanya menargetkan segmen tertentu dan konsumen tertentu.

Adolf Kalberah, yang merupakan pelopor Volkswagen di era mobil listrik sejak 50 tahun yang lalu, adalah seorang ahli di bidang listrik dan spesialis dalam penelitian baterai. Berkat kesuksesannya, pria ini kemudian dijuluki Mr. e-Mobility.

Adolf Kalberah dengan VW listrik Foto: Volkswagen

Desakan untuk beralih ke mobil listrik adalah masalah krisis minyak pada awal tahun 1970-an yang diperkirakan akan habis ketika memasuki tahun 1990-an. Salah satu jawabannya adalah mengganti VW Bulli atau Microbus Tipe 2 untuk beralih ke tenaga listrik.

"Kami bangga dengan alat transportasi listrik kami. Ini bisa menjadi alternatif yang sempurna untuk berkendara jarak pendek: sebagai armada transportasi kota, sebagai kendaraan resmi, atau untuk layanan pengiriman lokal," katanya dalam sebuah wawancara di TV Jerman.

Pada saat itu kendaraan ini dikenal sebagai Electro Transporter. Total produsen hanya menjual sekitar 70 mobil pada tahun 1972 dan 1978.

Transporter listrik Volkswagen dibuat oleh Foto: Volkswagen

Secara spesifikasi mobil ini terbilang berat. Camper T2 yang dipersenjatai dengan tenaga listrik memiliki berat hingga 3 ton, sedangkan bobot baterai saja mencapai 850 kg. Meski berat, mobil ini dapat menempuh jarak hingga 70 km, dengan kecepatan maksimum 75 km / jam.

Memasuki 2020, VW akan terus fokus pada kendaraan listrik berbasis baterai. Untuk kendaraan komersial ada e-crafter, dan ID.Buzz penumpang kendaraan siap diluncurkan pada 2022.

Lihat videonya "Kontes Modifikasi VW Antik, Sidoarjo"
[Gambas:Video 20detik]
(riar / lth)