Jakarta –

Berbicara tentang kendaraan listrik peran baterai memang sangat penting, karena itu akan menjadi faktor utama dalam seberapa jauh kendaraan akan berjalan. Lalu bagaimana dengan sepeda listrik yang notabene hanya punya baterai kecil?

Eits jelas tidak akan seimbang jika sepeda listrik dibandingkan dengan kendaraan listrik lainnya. Tetapi jika dibandingkan dengan sepeda listrik dengan sepeda listrik lainnya, baterai berkapasitas besar bukanlah masalah utama karena ada beban berat yang harus diperhitungkan.

"Saat ini di pasar sepeda listrik di Indonesia, ada beberapa jenis baterai yang sering digunakan. Yaitu baterai 48 volt dan 36 volt, tetapi jika kami menawarkan 22,2 volt dengan bobot yang lebih ringan dan dapat menempuh jarak hingga 25-20 km, "kata Alfred Andreas dari Goes-on Bosbattery kepada detikOto.

Andreas menjelaskan tidak pernah meremehkan baterai yang lebih kecil pada sepeda listrik.

"Jangan meremehkan baterai 22,2 volt, banyak orang awam terkecoh dengan kapasitas baterai yang besar. Rata-rata orang bermain di 48 volt dan 36 volt dan beratnya sekitar 7-8 kg. Jika kita memiliki bobot total di bawah 2,5 kg baterai berikut, kan kan jauh berbeda (berat). Harganya cukup miring karena baterai yang digunakan lebih kecil, "kata Andreas.

"Jadi sebenarnya orang ingin menjual baterai atau peralatan (alat untuk mengubah sepeda konvensional menjadi sepeda listrik)," tambah Andreas.

Alat yang mengubah sepeda biasa menjadi sepeda listrik menggunakan Micro Hub. Atau Ubah sepeda normal menjadi sepeda listrik. Foto: Pool (Instagram ebike berlanjut)

Andreas menjelaskan bahwa bisnis sepeda listrik bukan hanya sekedar menjual alat untuk membuat sepeda konvensional menjadi sepeda listrik.

"Jadi, seperti ini, di pasar Indonesia, ada banyak perusahaan besar, biasanya ketika mereka sibuk, mereka hanya membuat sepeda listrik, tetapi mereka tidak tahu apa-apa. Hanya beli di China, lalu terapkan di sepeda dan kemudian menjualnya, "katanya.

"Makanya orang beli sepeda listrik dengan kit yang murah, hanya Rp 2,5 juta, tapi baterainya sangat mahal, kalau saya terbalik. Baterainya seperti tangki bensin, padahal tangki bensin lebih mahal dari pada kendaraan," dia menambahkan.

Jadi Andreas memastikan baterai yang ditawarkannya lebih murah.

Alat yang mengubah sepeda biasa menjadi sepeda listrik menggunakan Micro Hub. Foto: Pool (Instagram ebike berlanjut)

"Jadi saya ingin membuat kit yang bagus tetapi baterainya murah, itulah yang ingin saya buat. Kit itu agak mahal, baterainya murah. Karena jika orang berbicara tentang baterai, tetapi harganya mahal mereka pasti akan mundur (tidak jadi beli). Lalu bagaimana jika ada kendala? "Setelah penjualan kami jamin, karena kami mengembangkan diri. Jadi kalau ada yang kita miliki, selain itu kita punya garansi 1 tahun, "katanya.

Lihat video "Bersepeda Harus Menggunakan Topeng tapi …"
[Gambas:Video 20detik]
(lth / din)