Jakarta – PT Astra International Tbk dan GO-JEK membentuk perusahaan patungan (JV) sebagai salah satu hasil investasi baru USD 100 juta oleh Astra di GO-Jek.

Dengan investasi tambahan, total investasi Astra di GoJek sekarang mencapai US $ 250 juta. Perusahaan patungan yang setuju untuk dibentuk oleh Astra dan GOJEK ini direncanakan untuk menyediakan ribuan unit armada dengan sistem manajemen operasional kendaraan yang didukung oleh Astra FMS (Fleet Management System) dan teknologi hailing ride pada aplikasi GO-Jek, khususnya layanan GO-CAR .

Foto penandatanganan perjanjian: astra

Astra telah menyiapkan 3.000 kendaraan untuk mendorong pengembangan bisnis four-wheel hailing dari usaha patungan. Demikian disampaikan Kepala Komunikasi Korporat Astra, Boy Kelana Soebroto, kepada detikOto, Senin (4/4/2019).

"Perusahaan patungan dibentuk sebagai kolaborasi strategis antara Astra dan GO-Jek untuk mendorong pengembangan bisnis kendaraan roda empat, yang diharapkan dapat membantu meningkatkan ketersediaan layanan transportasi online roda empat ke pintu untuk masyarakat dan berkontribusi positif terhadap perekonomian Indonesia, "kata Boy kepada detikOto.

"Grup Astra akan berkontribusi pada penyediaan armada dan operasi kendaraan yang didukung oleh Sistem Manajemen Armada Astra, sementara GOJEK menyediakan dukungan teknologi untuk layanan pemesanan melalui aplikasi GO-CAR," tambahnya.

"Kami menyediakan sekitar 3.000 unit kendaraan di tahap awal operasi perusahaan," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Boy juga menjelaskan apa itu sistem manajemen Armada Astra. "Sistem Manajemen Armada Astra adalah solusi komprehensif, untuk pengelolaan informasi pertama dan kendaraan bermotor di Indonesia," katanya.

"Melalui sistem ini, perusahaan dapat memantau manajemen operasional sistem transportasi, terutama mengenai armada kendaraan, kondisi pengemudi, biaya operasional, manajemen waktu, rute perjalanan, dan kondisi fisik kendaraan, sesuai dengan kebutuhan pelanggan, " dia menambahkan. (lth / ddn)