Jakarta –

Mobil pribadi sekarang dapat menjadi sumber penghasilan dengan menjadi taksi online. Beberapa dari mereka menjadikan profesi sebagai sumber utama penghasilan lain ada juga di samping membayar cicilan atau asuransi mobil.

Berbicara tentang asuransi, apakah Anda tahu bahwa jika mobil pribadi diubah menjadi taksi online, apakah asuransi akan dibatalkan atau tidak lagi berlaku? Melalui siaran pers, Asuransi Astra mengingatkan pelanggannya untuk tidak hanya menggunakan mobil pribadi untuk menjadi taksi online jika mereka masih mengharapkan pertanggungan asuransi.

Asuransi hangus karena status mobil pribadi telah berubah menjadi mobil komersial. Jika itu terjadi maka semua klaim yang terjadi tidak akan lagi diterima oleh asuransi.

"Perubahan fungsi ini Anda harus segera melaporkan ke asuransi, jika tidak Anda akan memiliki risiko penolakan klaim dari asuransi jika sewaktu-waktu kecelakaan terjadi," tulis pernyataan pers Asuransi Astra.

Penolakan klaim dalam kasus tersebut mengacu pada Pasal 4. Kebijakan Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia, di mana ada definisi yang membedakan penggunaan mobil pribadi dan komersial. Penggunaan Pribadi adalah penggunaan Kendaraan Bermotor tersebut untuk kepentingan transportasi pribadi pengguna kendaraan. Penggunaan Komersial adalah penggunaan Kendaraan Bermotor tersebut untuk disewakan atau untuk menerima kompensasi.

Pemilik mobil melapor kepada asuransi diperlukan, karena Jika pemilik mobil tidak melapor ke asuransi, pemilik mobil akan dianggap melanggar janji karena menggunakan kendaraan di luar perjanjian awal yang dinyatakan pada polis. Ini sesuai dengan aturan dalam Kebijakan Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) yang menyatakan bahwa pertanggungan asuransi akan batal jika disebabkan oleh penggunaan selain dari yang dinyatakan dalam polis, merujuk pada pasal 3 yang berbunyi:

"Pertanggungan ini tidak mencakup kerugian, kerusakan, biaya untuk Kendaraan Bermotor dan / atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga, yang disebabkan oleh:

1.1 Kendaraan Bermotor digunakan untuk:

1.1.4. Gunakan selain dari yang dinyatakan dalam kebijakan. "

Meskipun keduanya digunakan, konversi mobil pribadi menjadi taksi online atau dalam bentuk apa pun untuk menerima biaya layanan dianggap lebih berisiko daripada hanya penggunaan mobil pribadi. Salah satu alasannya adalah bahwa frekuensi penggunaan untuk tujuan komersial lebih tinggi, sehingga berbagai risiko kerugian yang mungkin terjadi bahkan lebih besar.

(rip / din)