Program Uji Emisi Gratis berlaku jika dilakukan bersamaan dengan servis berkala.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperketat ketentuan wajib emisi kendaraan bermotor berusia di atas tiga tahun. Ketentuan ini merupakan implementasi dari Peraturan Gubernur Nomor 66 Tahun 2020 tentang Uji Emisi Kendaraan Bermotor yang dikeluarkan pada Juli 2020.

Menurut Pergub 66 pasal 2 dan pasal 17, nantinya pemilik mobil yang tidak melaksanakan uji emisi atau tidak memenuhi syarat lulus uji emisi gas buang akan dikenakan disinsentif berupa pembayaran parkir tertinggi. Aturan tersebut berlaku untuk kendaraan yang berusia lebih dari tiga tahun.

Menurut Aftersales Division Head Auto2000, Ricky Martawijaya, untuk kendaraan Toyota, proses uji emisi merupakan bagian dari prosedur standar servis berkala di bengkel Auto2000. Dengan hasil uji emisi tersebut, mekanik dapat mengetahui tingkat kesehatan mobil tersebut, sehingga dapat segera mendeteksi jika terdapat potensi kerusakan pada mesin. Dengan begitu, upaya penyesuaian dan perbaikan dapat dilakukan untuk menghindari kerusakan lebih lanjut, seperti mogok.

Auto2000, kata dia, memiliki fasilitas uji emisi dengan standar Toyota. Bagi konsumen yang melakukan uji emisi, Auto2000 tidak akan memungut biaya selama dilakukan bersamaan dengan servis kendaraan berkala.

Pemilik mobil atau keluarga otomatis dapat memilih untuk melakukan uji emisi di bengkel Auto2000 atau menelepon rumah THS – Auto2000 Home Service. Namun, lanjutnya, tidak semua layanan THS memiliki fasilitas ini.

Untuk program ini, konsumen dapat memesan layanan berkala melalui Auto2000 Digiroom The First Toyota Showroom in Your Pocket, atau memanfaatkan program promo bengkel yang ditawarkan Auto2000 selama servis berkala.

“Auto2000 memberikan servis berkala, termasuk pengecekan tingkat emisi gas buang,” kata Ricky.

sumber: khoirul azwar