Jakarta –

DKI Jakarta menerapkan pembatasan sosial skala besar volume II. Bersamaan dengan itu, Grab memperkenalkan teknologi geofencing yang dapat mendeteksi dan menyiagakan pengemudi Grab yang terkumpul di satu area.

Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Nomor 156 Tahun 2020 tentang Penerapan PSBB Bidang Transportasi mewajibkan perusahaan aplikasi ojek online untuk menerapkan teknologi geofencing. Melalui teknologi ini, mitra pengemudi yang terdeteksi di tengah keramaian akan menerima peringatan melalui pesan teks atau pop-up pada aplikasi mitra pengemudi merek.

Director of Government Affairs & Strategic Collaborations Grab Indonesia Uun Ainurofiq menjelaskan bahwa teknologi ini membantu para mitra pengemudi menjaga jarak aman dan kesehatan mereka agar tetap produktif.

“Sejalan dengan misi GrabForGood, kami ingin memastikan semua orang, termasuk mitra pengemudi, dapat menikmati manfaat ekonomi digital. Oleh karena itu, kesehatan pasti menjadi prioritas utama agar mitra pengemudi kami tetap produktif,” ujarnya dalam pernyataan tertulis, Kamis (17/9/2020).

Teknologi geofencing diterapkan mulai Senin 14 September lalu. Lantas apa sanksi jika pengemudi mengabaikan pesan tersebut?

Grab menambahkan sebuah artikel dalam Kode Etik Mitra Pengemudi untuk memastikan bahwa mereka mengikuti saran pemerintah dan menjaga kesehatan, sehingga mereka dapat terus produktif. Mitra pengemudi yang kedapatan tidak memakai masker atau berkerumun akan diberikan sanksi berupa penonaktifan akun mitra pengemudi selama 14 hari setelah peringatan pertama.

Untuk memastikan masyarakat dapat melakukan mobilisasi dengan aman di tengah pandemi, Grab juga telah memperkenalkan armada GrabProtect, yaitu program keselamatan dan kebersihan untuk memberikan standar kebersihan terbaik di industri ride-hailing melalui serangkaian fitur baru, yaitu peningkatan armada GrabCar Protect dan GrabBike Protect, serta pembaruan peraturan keselamatan. .

Fitur baru juga termasuk pernyataan kesehatan dan kebersihan online serta masker selfie. Penumpang dan pengemudi dapat membatalkan pemesanan perjalanan jika persyaratan masker tidak terpenuhi.

Tonton video "Wah, penanda jarak bahkan dipakai pembalap Ojol untuk balapan ilegal"
[Gambas:Video 20detik]
(riar / din)