Jakarta –

Cal Crutchlow punya waktu untuk memposting & # 39; menakutkan & # 39; foto-foto operasi lengannya. Pembalap berusia 34 tahun itu menjalani operasi skafoid akibat terjatuh pada sesi pemanasan MotoGP Spanyol, dan di seri MotoGP San Marino ia membatalkan pentasnya.

Pebalap LCR Honda ini tampil di hari pertama sesi free test, Jumat (11/9). Di FP1, Crutchlow berada di urutan kedelapan dan ke-20 di FP2. Tapi kemudian, Crutchlow mengalami komplikasi dari operasi yang dia lakukan minggu lalu.

Mengutip Crash, Minggu (13/9) Crutchlow mengalami kesulitan dengan penumpukan cairan di lengannya. Pembalap berkebangsaan Inggris itu menjelaskan bahwa motornya dalam keadaan baik namun tangannya bengkak.

"Saya punya masalah dengan cairan yang masuk ke lengan, dan itu benar-benar bengkak, bukan hanya karena cairan tapi karena otot juga. Pembengkakan itu kira-kira sebesar kaki kebanyakan orang," dia kata.

Operasi Cal Crutchlow Foto: Instagram @calcrutchlow

“Sebenarnya saya tidak merasa terlalu buruk dengan motornya, tapi tidak bisa terus seperti ini karena semakin membesar setiap kali saya naik motor,” tambah Crutchlow.

Angel Charte menyatakan, kondisi Crutchlow juga tidak layak untuk balapan, karena dikhawatirkan akan menyebabkan infeksi bahkan memperburuk kondisi.

Sayangnya ada beberapa jahitan yang lepas dan bekas luka sedikit terbuka, ada lubang yang lebih besar dan sekarang sudah tidak bisa menutup lagi dan sangat ribet membayangkan balapan, karena kalau kena infeksi bisa menjadi sangat buruk, "jelasnya.

Operasi yang dijalaninya mirip dengan yang dilakukan Dani Pedrosa di awal 2015, menyebabkan pebalap Repsol Honda itu absen tiga balapan di awal musim dalam periode yang jauh lebih lama daripada saat menghadapi Crutchlow.

Tonton "Quartararo Tercepat dalam Latihan Bebas II MotoGP Ceko 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(riar / rgr)