Jakarta –

Warga DKI Jakarta yang ingin membuat atau memperpanjang SIM akan mendapatkan bantuan. Khusus untuk penduduk DKI Jakarta yang berulang tahun 1 Juli, mereka akan diberi bantuan untuk membuat dan memperpanjang SIM.

Ini dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-74 yang jatuh pada 1 Juli 2020. Polisi Metropolitan Jakarta bekerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk, memberikan bantuan bagi pelamar SIM yang lahir pada 1 Juli.

Menurut Kepala Kantor Wilayah Direktorat Pengendalian Lalu Lintas Kepolisian Metropolitan Jakarta, Kompol Lalu Hedwin, layanan ini bukan SIM gratis karena masih ada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang disetor ke negara. Namun, pembayaran PNBP didukung oleh bank BRI.

"Ini tidak gratis, tetapi pembayaran PNBP didukung oleh bank-bank BRI," kata Hedwin kepada AFP, Minggu (21/6/2020).

PNBP untuk membuat SIM baru termasuk SIM A Rp 120.000 dan SIM C Rp 100.000. Sedangkan PNBP untuk ekstensi SIM adalah SIM A IDR 80.000 dan SIM C IDR 75.000. Khususnya pada Hari Bhayangkara, PNBP didukung oleh bank BRI.

Tapi ingat, tidak semua orang di Jakarta bisa mendapatkan bantuan untuk membuat dan memperpanjang lisensi. Kuota keringanan untuk membuat dan memperbarui SIM saat peringatan Bhayangkara terbatas. Untuk pembuatan SIM baru, hanya 200 pelamar yang berulang tahun pada 1 Juli dan perpanjangannya ada 300 pelamar yang ulang tahun pada 1 Juli.

Pendaftaran untuk dispensasi membuat SIM dibuka dari 25 Juni hingga 31 Juni 2020. Lokasi pendaftaran dan implementasi layanan berada di SATPAS Kepolisian Metropolitan Jakarta di Jl Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

Persyaratan meliputi:
1. E-KTP & fotokopi asli
2. Lulus tes kesehatan
3. Lulus ujian teori & praktik (SIM Baru)
4. SIM Asli (Proses Perpanjangan).

[Gambas:Instagram]

Lihat videonya "Jangan Panik, Dispensasi Perpanjangan SIM Mati hingga 29 Juni"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr / din)