Target ekspor kendaraan yang diproduksi di Indonesia pada 2019 adalah 300 ribu unit

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Indonesia adalah negara terlaris untuk penjualan kendaraan di segmen multi guna kendaraan (MPV). Ini menjadikan Indonesia basis kendaraan MPV.

Namun, permintaan dari pasar dunia berbeda. Segmen yang laris manis di luar negeri seperti sedan dan SUV. Sementara di Indonesia, penjualan sedan terus menurun dengan 6.704 unit dalam partai besar pada tahun 2018.

"Mobil terlaris di dunia adalah sedan, pickup, dan SUV. Ini adalah pasar dunia. Jika Indonesia adalah basis produksi MPV, itu tidak salah untuk permintaan domestik. Tetapi jika Anda ingin mengekspor lebih banyak, pangkalan bukan hanya MPV tetapi harus ditambahkan, "kata Ketua Gaikindo I Jongkie D. Sugiarto di Jakarta, Kamis (24/1).

Untuk ekspor kendaraan selama 2018 juga meningkat menjadi 264 ribu unit. Meskipun ada kesulitan dalam enam bulan pertama, karena masalah dengan ekspor Vietnam tentang pemeriksaan kendaraan, dalam enam bulan berikutnya dapat terus memacu penjualan ke luar.

"Sekarang ekspor mobil ke negara-negara kecil, Amerika Latin, Timur Tengah adalah kenyataan. Jika produk sudah siap, SUV, sedan, ekspor akan pergi ke negara-negara yang lebih modern," kata Jongkie.

Jongkie mengatakan, untuk target ekspor pada 2019 Gaikindo tidak bisa menentukannya. Namun dia berharap ekspor kendaraan tahun ini akan mencapai 300 ribu unit.