Pasar kendaraan listrik global diperkirakan akan terus berkembang pesat

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO – Prime Planet Energy & Solutions, Inc, perusahaan patungan Toyota Motor Corp dan Panasonic Corp siap memproduksi baterai lithium-ion untuk kendaraan listrik di sebuah pabrik di Jepang bagian barat mulai 2022. Produksi baterai ini dilakukan sebagai respons terhadap kebutuhan listrik kendaraan (EV) yang terus meningkat.

Prime Planet Energy & Solutions, Inc mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa jalur produksi pabrik Tokushima Panasonic akan memiliki kapasitas yang cukup untuk memproduksi baterai untuk sekitar 500.000 kendaraan setahun.

"Pasar kendaraan listrik global diperkirakan akan terus tumbuh pesat," kata perusahaan tersebut seperti dikutip Reuters, Selasa (6/10).

Didirikan pada bulan April, Toyota memiliki 51 persen saham Prime Planet Energy dan sisanya oleh Panasonic. Usaha ini mencerminkan kedua perusahaan & # 39; mendorong untuk menjadi raksasa global dalam pengembangan EV yang terjangkau.

Panasonic, salah satu pembuat baterai EV terbesar di dunia, menghadapi persaingan ketat sebagai pemasok baterai Tesla. Pemain terkemuka lainnya dari Korea Selatan dan China seperti Samsung SDI Co., LG Chem dan CATL juga memasok baterai EV.

Toyota, pembuat mobil terbesar Jepang, mengatakan bulan lalu bahwa mereka mengharapkan penjualan tahunan kendaraan EV mencapai 5,5 juta pada tahun 2025, lima tahun lebih awal dari yang direncanakan semula.