Jakarta –

Pemprov DKI Jakarta sedang menyusun regulasi terkait penggunaan perangkat mobilitas pribadi seperti skuter dan skuter. Kedepannya, bermain otopet di jalan raya tidak bisa sembarangan.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan draf peraturan gubernur tentang alat mobilitas pribadi.

“Sekarang sedang dalam proses. Untuk jenis alat mobilitas pribadi kami bagi menjadi 5 kategori yaitu skuter, skuter, unicycle, hoverboard dan juga jenis lainnya asalkan memenuhi spesifikasi teknis alat mobilitas pribadi,” ujar Syafrin dalam sebuah diskusi virtual bertajuk & # 39; Mobilitas. Aktif Pasca Pandemi: Potensi, Aspirasi, Respon 'yang digelar BPSDM DKI Jakarta, Rabu (9/9/2020).

Dari prinsip penataannya, penggunaan skuter, skuter, unicycles dan hoverboard mengikuti arah pergerakan sesuai dengan arah lalu lintas. Menurut Syafrin, pihaknya juga mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan ketertiban.

“Dalam penataan ini kami juga mencoba masuk ke dalam sistem aspek keselamatan dan keamanan pengguna, baik dari segi usia, waktu pengoperasian, jalur operasi dan kecepatan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Pengguna maksimum skuter, skuter, unicycle, dan hoverboards adalah satu orang. Tidak diperbolehkan menggunakan kendaraan jenis itu untuk dinaiki.

Pengguna perangkat mobilitas pribadi harus berusia minimal 17 tahun. Waktu operasi adalah 19 jam dari pukul 04.30 hingga 23.30.

Jalur operasi di jalur sepeda dan kawasan wisata rekreasi. Kecepatan dibatasi hingga 10 km / jam di trotoar dan 15 km / jam di jalan raya / trotoar.

Tonton Video "Pastikan Ini Sebelum Kembali Ke Drive Grab Wheels"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr / lth)