Jakarta – Jakarta tidak pernah tidur, keramaian dan hiruk pikuk selalu terjaga di malam hari. Seperti petugas dari Dinas Lingkungan yang menyisir jalan dengan peralatan tempurnya yang disebut Penyapu Jalan atau kendaraan penyapu jalan.

Penyapu jalan memiliki tugas untuk menyedot debu jalan, kerikil, paku, dan genangan air yang berpotensi menyebabkan slip pada pengemudi. Masalah kecil dilepaskan tanpa belas kasihan menggunakan penyedot debu (vacuum cleaner) dan sikat (brush) yang dipasang pada kendaraan.

Intinya, mereka bekerja sementara yang lain sedang tidur, memberi penghuni kenyamanan berkendara ketika rutinitas pagi dimulai. "Waktu operasional dimulai dari 00.00 – 05.00 Waktu Indonesia Barat," kata Kepala Departemen Lingkungan dan Fasilitas, Hari Nugroho, kepada detikOto.

Sekitar pukul 10.30 WIB, Fajar Nurrochmat sebagai operator suku layanan lingkungan menyalakan mesin Dulevo 6000. & # 39; Brumm & # 39 ;, suara kasar khas mesin diesel terdengar keras. Dengan seragam oranye, Fajar duduk di belakang kemudi.

Malam itu ia ditugaskan membersihkan jalan Pengadegan, Cawang, Kom di sisi kiri. Sementara rekannya Aan Mukhti ditugasi menyisir ke kanan.

detikOto berkesempatan menemani Fajar, yang telah bepergian selama 4 tahun dengan Road Sweeper untuk membersihkan jalanan Jakarta, mulai dari Dulevo 200, 5000, 6000 dan Hino-Ceksan.

Namun detikOto kali ini hanya menjadi penumpang, bukan sebagai pengemudi, bukan sebagai test drive. Karena aturan yang bisa langsung mengendarai kendaraan hanya memiliki SIM B1 dan sudah disertifikasi.

Masuk ke dalam kokpit driver Italia, perangkat radio tape multimedia sudah terpasang dan sudah menggunakan Air Conditioner (AC). Sehingga rasanya akan membuat operator betah. Ada dua bangku yang tersedia, satu untuk kru atau asisten, dan satu untuk kursi pengemudi.

"Setiap kali AC dinyalakan, karena akan berhadapan debu untuk berjaga-jaga, padahal kaca sudah tertutup rapat," kata Fajar kepada detikOto.

Selanjutnya, di tengah kabin terdapat 21 tombol panel, yang masing-masing memiliki fungsi sendiri, mulai dari menurunkan bak mandi, pengaturan konveyor, menyemprotkan air, hingga pengoperasian sikat.

Tetapi Fajar mengungkapkan ketika pembersihan dimulai, hanya tombol kanan yang digunakan, tetapi untuk tombol pengoperasian bagian depan sikat (brush) yang melekat pada pintu pengemudi.

Sebelum tugas, Penyapu Jalan mengisi gas terlebih dahulu di pompa bensin dengan kuota Pertamina Dex 35 liter. Sambil menunggu tim pemantau memantau jalan, konfirmasikan jalan yang bisa dilalui.

detikOto mengikuti perjalanan, ketika melintasi jalan raya Lenteng Agung yang agak bergelombang, rasanya sangat bergoyang. Namun jarak pandang terlihat sangat lebar dengan kaca lebar sehingga membantu operator melihat kondisi jalan.

Kendaraan penyapu jalan Foto: Ridwan Arifin
"Memang Dulevo terasa seperti ini, karena suspensi berada di bawah jok, itu berbeda dari Hino-Ceksan, dia truk biasa yang dimodifikasi," kata Fajar.

Ketika ditanya berapa kecepatan ketika membawa penyapu jalan dalam kondisi jalan, Fajar tidak cukup yakin untuk menjawabnya. Namun dia menunjuk speedometer, sementara kecepatan kerja sekitar 10 hingga 15 km / jam, meskipun sebenarnya bisa sampai 40 km / jam. Tergantung kondisi jalan.

Kendaraan penyapu jalan Foto: Ridwan Arifin
Sebagai informasi, Dulevo 6000 adalah penyapu jalan Italia yang dilengkapi dengan mesin diesel transmisi otomatis dengan pembersihan lintasan sentral sikat 1300 mm, sikat samping trek 2600 mm, trek pembersih dengan sikat samping dan sikat ketiga 3.500 mm. Sementara daya dukung sampah mencapai 6,2 meter kubik. (riar / ddn)