Jakarta – Tidak seperti motor modifikasi pertama yang didasarkan pada mesin Royal Enfield Bullet 350, motor modifikasi kedua Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengambil basis motor retro entry level, Kawasaki W175. Sepeda motor ini dibeli oleh Jokowi ketika ia menghadiri acara otomotif Tumplek Blek pada Juli 2018.

Melihat data di situs kawasaki-motor.co.id, W175 dihargai Rp. 29,8 juta dan Rp. 31,1 juta OTR Jadetabekser (Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, Serang).

Dalam kondisi standar, W175 dilengkapi dengan mesin berkapasitas 177cc satu silinder, dengan output torsi 13,2 Nm pada 6.000 rpm dan daya maksimum 9,6 kW pada 7.500 rpm. Jika pada sepeda motor modifikasi pertama, Jokowi membeli penuh dari bengkel Elders Garage dan KickAss Choppers, seharga sekitar Rp 140 juta. Jadi untuk Kawasaki W175, dia memberikan pekerjaan ke bengkel custom Katros Garage, Bintaro, Tangerang Selatan.

Lalu berapa perkiraan biaya yang harus dikeluarkan Jokowi untuk memodifikasi Kawasaki W175 menjadi gaya Bobber-Chopper?

Sayangnya, ketika ditanya detikOto, pembangun Katros Garage Andi Akbar, tidak bersedia menjawab detail.

"Jika (biaya modifikasi), Istana meminta agar tidak dibuka, mas," kata pria yang akrab disapa Atenx, kepada detikOto, beberapa waktu lalu.

Jika dilihat, perubahan yang dilakukan di W175 cukup banyak. Mulai dari memodifikasi area frame, suspensi depan, pelek, ban, termasuk mengganti penutup bodi, dan melengkapi legalitas mengemudi seperti lampu utama, lampu rem, dan lampu sein.

Perubahan lainnya ada pada tangki, fender depan belakang, kursi, spion belakang, dan knalpot. Sementara dalam hal landasan, masih mengandalkan spesifikasi mesin standar.

Padahal sepeda motor pertama ditulis dalam daftar Laporan Aset Operasional Negara (LHKPN) tentang sepeda motor chopper berwarna emas yang dibeli dengan harga Rp 140 juta. (lua / kering)