Jakarta – Belajar mengendarai mobil dapat dilakukan secara otomatis atau melalui lembaga pelatihan seperti sekolah mengemudi. Jika belajar mengemudi autodidak tidak akan menggunakan mobil pribadi dan biasanya dibantu oleh kenalan yang bisa mengendarai mobil, maka sekolah mengemudi akan dibantu oleh instruktur profesional di bidangnya.

Berbicara tentang lamanya waktu yang dibutuhkan pemula hingga ia mahir mengendarai mobil, itu sebenarnya relatif. Seperti yang dikatakan oleh instruktur sekolah mengemudi Rahman, Sariin, apakah siswa pandai mengemudi mobil atau tidak tergantung pada siswa itu sendiri.

"Jika ini benar-benar tergantung pada masing-masing siswa, seberapa cepat dia dapat merasakan mengemudi," kata Sairin, ditemui oleh AFP, di Ar & # 39; Rahman, Cipinang, Jakarta Timur, minggu lalu. Foto Sekolah Mengemudi: Luthfi Anshori / detikOto

Menurut Sariin, di sekolah mengemudi tempat tinggalnya, biasanya jadwal pelatihan diatur 12 kali, dengan waktu rata-rata satu jam per pertemuan. Dengan penjatahan kali ini, ada siswa yang mahir cepat, tetapi ada juga yang tidak berjalan lancar, sehingga mereka membutuhkan jam tambahan.

"Aturan dasarnya adalah dari 10 hingga 12 rapat. Ada yang cepat, sekali rapat biasanya mengendarainya dengan lancar. Dan sisa rapat, bisa digunakan untuk menjalankannya. Bagi yang tidak berjalan lancar, kami pasti merekomendasikan jadwal tambahan, "lanjut Sariin.

Secara umum, materi pertama tentu saja mengendarai mobil adalah pengenalan berbagai instrumen dan tombol di dalam mobil. "Pertama, kami biasanya memberi tahu Anda cara mengatur kursi, kaca spion, dll. Kemudian kami mengenali fungsi tombol di mobil. Wiper, sinyal sisi kanan kiri, kaca spion, gas, kopling dan rem, "kata instruktur yang memiliki 14 tahun pengalaman.

"Pada awal pelatihan, kamu akan menemukan tempat yang tenang terlebih dahulu, kemudian ketika itu dimulai dengan lancar, kami mengundang kamu ke jalan raya. Untuk berlatih parkir dan memanjat biasanya pada pertemuan ketujuh dan
kedelapan. "Lokasi pelatihan khusus di sirkuit," pungkasnya. (Lua / lth)