Jakarta –

Beruntung, meski warga biasa Vinnie Kinetica Rumbayan (28) bisa memiliki mobil bekas dinas kepresidenan Republik Indonesia, sebuah Mercedes-Benz 300 El SHD. Namun tentunya banyak detikers yang bertanya-tanya, berapa pajak mobil bekas Presiden Republik Indonesia yang harus dibayarkan setiap tahunnya?

“Murah tidak mahal, karena mobil ini juga mobil tua (lahir 1992). Saya bayar pajaknya cuma Rp 899.200,” kata Vinnie.

Berdasarkan data Tanda Daftar Kendaraan (STNK), memang benar jumlah pajak yang dibayarkan setiap tahun memang sangat murah.

Untuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mencapai Rp456.200, untuk dana kecelakaan lalu lintas jalan raya (SWDKLLJ) sebesar Rp143.000. Selanjutnya biaya ADM STNK sebesar Rp200.000 dan biaya ADM TNKB sebesar Rp100.000. Jadi memang benar total pajak yang dibayarkan Vinnie mencapai Rp. 899.200.

Mobil Bekas Kepresidenan Indonesia Mercedes-Benz 300 EL SHD lahir tahun 1992 Foto: Agung Pambudhy / detik.com

Namun, untuk urusan pelayanan dipastikan jauh lebih mahal ketimbang membayar pajak setiap tahun. Vinnie mengatakan biaya servis terakhir Mercedes-Benz 300 EL SHD mencapai Rp. 84 juta.

“Takut bukan service kendaraan? Iya karna capek main mobil baru, gak takut urus karena gitu konsekuensinya. Karena lebih seksi merawat daripada mendapatkan yang baru, "kata Pemilik Vinnie Ms Jackson, Lei Lo, burgerbar, dan Cabana.

“Tarif jasa terakhir kemarin Rp 84 juta. Tapi tergantung rata-rata juga, biasanya jutaan rupiah,” tutup Vinnie.

Tonton video "Mengintip Mobil Resmi Presiden Sukarno, Sedan Buick Super 1949"
[Gambas:Video 20detik]
(lth / riar)