Bandung – Kedatangan Marc Marquez ke kota Bandung menjadi peluang khusus bagi penggemar. Berbagai cerita dirangkum, ada yang senang keinginan mereka untuk bertemu idola bisa tercapai, ada juga yang datang ke TSM tetapi tidak bertemu Marquez.

Salah satu penggemar, Azis mengungkapkan kegembiraannya bertemu dengan idolanya, Marquez. Dia tidak bergabung dengan komunitas sepeda motor, tetapi itu tidak menghalangi dia untuk datang ke TSM sendiri untuk melihat Marquez secara langsung.

Sebagai penggemar, Azis tampaknya lebih memperhatikan Marquez, ia bahkan mengerti ketika di Panggung Marquez terlihat kelelahan.

"Benar-benar Marquez rendah hati, tetapi hanya sedikit lelah," kata Azis ketika ditemui seusai acara Temu dan Sapa Marc Marquez di TSM, Bandung, Sabtu (9/2/2019).

Selain itu, ia mengaku melihat Marquez secara langsung adalah momen istimewa karena Marquez jarang datang ke Indonesia, terutama ke kota tempat tinggalnya, Bandung.

Hal yang sama diungkapkan oleh Santi. Dia mengatakan keluarganya sangat suka menonton acara MotoGP. Dia mengklaim bahwa dia dan suaminya adalah penggemar berat Marquez, jadi dia datang untuk melihat Marquez bersama suaminya.

"Hanya dua, malam mingguan," canda Santi.

Sementara itu, cerita berbeda dialami oleh Uhud. Pria dari Buah Batu ini secara tidak sengaja datang ke TSM untuk menemui Marquez, tetapi karena kondisi lalu lintas ia akhirnya tiba terlambat. Ketika dia tiba, Marquez tidak di atas panggung.

Uhud mengaku telah berpartisipasi di MotoGP sejak 2005. Sosok Marquez baginya adalah seorang pembalap yang telah berhasil memenangkan berbagai gelar di usianya yang masih muda.

"Masih muda tapi judulnya cukup bagus," kata Uhud.

Walaupun dia tidak punya waktu untuk bertemu Marquez, Uhud akhirnya melihat-lihat pameran sepeda motor dari Honda. Salah satu hal yang menarik perhatiannya adalah keberadaan sepeda motor RC213V-S yang merupakan replika versi jalan dari sepeda motor Marquez. (lth / ddn)