Hyundai menjual 560.000 EV untuk memperkuat kehadirannya di pasar EV global pada tahun 2025.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Hyundai Motor Co berencana meluncurkan tiga model kendaraan listrik dengan merek IONIQ electric vehicle (EV) pada tahun 2024, guna mendapatkan pangsa pasar EV yang berkembang pesat.

"Hyundai akan meluncurkan kendaraan pertama di bawah merek IONIQ EV dengan jenis kendaraan utilitas crossover Ioniq 5," kata pihak perusahaan dalam pernyataan yang dikutip Kantor Berita Yonhap, Senin (10/8).

Hyundai yang merupakan pabrikan mobil terbesar di Korea Selatan berencana meluncurkan compact sport utility vehicle (SUV) tahun depan yaitu sedan menengah Ioniq 6 pada tahun 2022, sedangkan SUV Ioniq 7 akan tiba pada tahun 2024.

Kemungkinan besar Hyundai juga akan mulai menggunakan nama alfanumerik seperti kompetitornya yang lebih besar, seperti BMW, yang modelnya memiliki Seri No. 1-8.

Saat ini, Hyundai telah menjual model kendaraan ramah lingkungan, seperti Ioniq hybrid, Ioniq plug-in hybrid, dan mobil listrik Ioniq all-electric dengan nama yang sama sejak 2016. "Model lama dengan lencana Ioniq akan dipisahkan dari IONIQ EV jajaran merek, "kata juru bicara perusahaan melalui telepon.

Pada tahun 2009, afiliasinya yang lebih kecil Kia Motors Corp. mulai menambahkan nomor pada model Seri K-nya, seperti mobil kompak K3, sedan menengah K5, sedan besar K7, dan sedan andalan K9.

Hyundai menduduki peringkat keenam dalam penjualan EV pada periode Januari-Mei sejak sembilan tahun sebelumnya. Total penjualan mobil listrik Hyundai mencapai 26.500 unit, termasuk model plug-in hybrid. Hyundai bertujuan untuk menjual 560.000 EV untuk memperkuat kehadirannya di pasar EV global pada tahun 2025.

sumber: antara