Pemerintah India baru-baru ini merilis laporan Sektor Otomotif Make in India untuk menyoroti kemajuan Sektor Otomotif dalam hal peningkatan produksi sebagai hasil dari kebijakan yang diadopsi oleh Pemerintah India. Menurut laporan ini, semua parameter utama dari kemajuan manufaktur yaitu produksi, ekspor dan penjualan telah mengalami peningkatan yang sehat dan telah menunjukkan momentum pertumbuhan yang mengesankan. Key Takeaways terpenting dari laporan adalah:

Peningkatan Infrastruktur

Perusahaan-perusahaan mobil terkemuka di dunia, seperti Isuzu Motors, Ford Motors, Tata Motors, dan Suzuki Motors, telah berinvestasi cukup banyak di sektor ini sehingga menciptakan kemampuan manufaktur yang besar untuk menerima pesanan yang jauh lebih besar dari seluruh dunia. Sedangkan Isuzu, Tata, Force Motors, Suzuki, Mercedes Benz dan Magneti Mareli semua datang dengan tanaman baru mereka dalam dua tahun terakhir, banyak perusahaan lain telah mendirikan pusat Penelitian dan Pengembangan menuju pengembangan lebih banyak model dan teknologi yang lebih baru.

Kenaikan Produksi, Ekspor dan Penjualan

Semua tiga parameter Produksi, Ekspor dan Penjualan menunjukkan peningkatan yang sehat dengan Produksi meningkat sebesar 2,6% pada TA 015-2106 dengan total output produksi 23.960.940 kendaraan. Pada saat yang sama, penjualan kendaraan penumpang meningkat sebesar 7,24% pada TA 2015-16 dengan kendaraan utilitas tumbuh pada 6,25%, Vans di 3,58% dan Mobil Penumpang sebesar 7,87%. Segmen kendaraan niaga tumbuh dengan kuat 11,51% dengan segmen kendaraan komersial menengah dan berat tumbuh tercepat, di 29,91% dibanding tahun sebelumnya. Demikian pula, penjualan kendaraan roda tiga tumbuh sebesar 1,03%, dua roda sebesar 3,01% seiring dengan peningkatan yang sehat dalam jumlah kendaraan listrik dan hibrida. Ekspor mobil juga besar di 1,91% terlepas dari lingkungan ekonomi global yang sulit. Kendaraan roda dua menyumbang pangsa terbesar ekspor sebesar 69,4% pada FY2015-2016. Industri komponen otomotif juga tumbuh sebesar 8,8% berkontribusi 4% terhadap keseluruhan Ekspor negara tersebut.

Insentif Fiskal oleh Pemerintah

Ada beberapa insentif yang ditawarkan kepada perusahaan manufaktur Automobile untuk mempromosikan industri ini secara besar-besaran. Bea cukai pada ambulans dikurangi dari 24% menjadi 12,5% insentif pada kendaraan listrik dan hibrida juga diberikan dengan cara mengurangi cukai. Seiring dengan berbagai insentif diberikan kepada penciptaan tenaga terampil di sektor melalui Dewan Pengembangan Keterampilan Otomotif serta meningkatkan pengeluaran anggaran Pengujian Otomotif Nasional dan R & D Proyek Infrastruktur (NATRiP) KE 3727 Crores pada bulan Juli 2016.

Sebagaimana terbukti, Pemerintah India telah mempromosikan produksi otomotif di negara ini dengan cara yang besar dan telah mengambil berbagai langkah menuju pengembangan kapasitas dan penelitian dan pengembangan untuk meningkatkan kompetensi global di sektor otomotif. Laporan Sektor Otomotif ini menawarkan wawasan mendetail tentang semua upaya Pemerintah dan Industri ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here