Jakarta – Apakah Otolovers berencana untuk membeli mobil dalam waktu dekat? Kami menyarankan Anda menyiapkan kelebihan kantong karena harga jual mobil di Indonesia akan naik.

Kenaikan harga jual mobil itu biasa terjadi setiap tahun. Ini mengacu pada Biaya Transfer Kendaraan Bermotor (BBN-KB) yang mengalami peningkatan di awal tahun.

Kenaikan harga mobil ini juga menjadi tantangan bagi produsen mobil untuk menawarkan mobil mereka. "Kami berharap tidak akan ada banyak peraturan atau kebijakan baru dari pemerintah yang akan mempengaruhi harga dan daya beli konsumen di tahun mendatang," jelas Ketua Asosiasi Industri Otomotif Indonesia Jongkie D Sugiarto beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, pabrikan seperti Daihatsu dan Mitsubishi juga menyebutkan harga mobil mereka akan naik karena kehadiran biofuel.

"Mengenai harga Xpander tahun depan, tentu saja, kami tidak dapat berbicara lebih detail, tentu saja biasanya ada kenaikan, terutama minimum dari BBN (Bea Cukai), karena biofuel pasti akan berubah, biasanya sekitar 5%," Imam Choeru Cahya berkata.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor, yang memastikan lini mobil Daihatsu akan naik harga.

"Pada Januari 2019 harga mobil Daihatsu pasti akan naik, alasan kenaikannya adalah perubahan BBN," Amelia menyimpulkan.

Mengenai besarnya kenaikan harga mobil, itu dikembalikan ke masing-masing produsen. Karena masing-masing memiliki rumus perhitungan sendiri.

"Berapa jumlah yang akan diberitahukan setelah keputusan akhir. Untuk setiap mobil yang akan naik, itu juga akan dapat diberitahukan nanti, untuk saat ini harganya pasti akan naik pada Januari 2019," kata Direktur Pemasaran dan Layanan (kering / rgr)