Jakarta –

Honda dilanda krisis pebalap di seri MotoGP Emilia Romagna 2020. Setelah absennya Marc Marquez, Cal Crutchlow, kini Stefan Bradl juga dilanda cedera. Otomatis, Honda Racing Corporation hanya mengandalkan dua pebalap, yakni Taakaki Nakagami dan Alex Marquez.

Alex Marquez, kolega sekaligus adik Marc Marquez, dinilai kalah bersaing. Sementara itu, Taakaki Nakagami memiliki hasil yang lebih baik, pembalap Jepang itu mengoleksi 53 poin dan bertengger di posisi ke-9.

Valentino Rossi pun mengomentari krisis pebalap yang terjadi di kubu Honda. Menurutnya, Honda kesulitan bersaing bukan karena motornya tidak kompetitif, melainkan karena absennya Marc Marquez.

"Menurut saya motor Honda itu kompetitif, tapi sulit tanpa Marquez," kata Rossi seperti dikutip GPone, Sabtu (19/8/2020).

"Motornya cepat tapi sulit dikendalikan, dan itulah sebabnya. Karena di MotoGP kami butuh mesin yang ramah dan bisa dipacu dengan keras," lanjut Rossi.

Repsol Honda belum tampil bagus karena Marc Marquez harus istirahat. Baby Alien yang dinilai mampu memaksimalkan performa motor RC213V.

Marquez dan Honda mendominasi MotoGP dalam empat musim terakhir. Dominasi pembalap berusia 27 tahun itu semakin terlihat musim lalu.

Di MotoGP 2019, Marquez mencatatkan 12 kemenangan. Ia hanya tidak naik podium satu kali, saat gagal finis di MotoGP Amerika Serikat.

Tonton Video "Ketika Rossi Berbohong Tentang Umurnya Sebelum MotoGP Emilia Romagna"
[Gambas:Video 20detik]
(riar / lth)