Jakarta – Banyak hal yang tidak dapat diprediksi terkait keselamatan kendaraan. Mulai dari tabrakan ringan hingga kerusakan yang disebabkan kerusuhan kelompok.

Mobil Roy Suryo, misalnya, terkena dampak kampanye oleh Prabowo Subianto yang berakhir dengan kekacauan pada Rabu (27/2/2019) dan kemudian di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Meski tidak melanjutkan ke proses hukum, tentu saja ada kerugian finansial yang harus ditanggung sendiri oleh Roy Suryo.

Menurut salah satu pihak Lexus Indonesia yang tidak mau disebutkan namanya, kejadian yang dialami Roy Suryo itu seperti kebijakan di industri otomotif lainnya. Kerusakan mobil dapat ditanggung oleh asuransi jika menggunakan perlindungan SRCC (Kerusuhan Sabotase dan Keributan Sipil). Artinya, kerugian total saja dan asuransi komprehensif saja tidak cukup, harus diperluas dengan SRCC.

Lexus Indonesia menjelaskan, asuransi berbeda dengan penawaran asuransi lainnya. Seperti yang diketahui publik, ada dua jenis opsi asuransi untuk kendaraan, termasuk Total Kehilangan dan Komprehensif. Namun di atas kedua hal ini ada perlindungan lain yang bisa diberikan pada kendaraan, yaitu SRCC.

"SRCC berada di atas TLO dan Komprehensif, TLO hanya untuk 75 persen kerusakan di bagian atas sedangkan cakupan komprehensif lebih luas. Tetapi kedua opsi ini hanya berlaku saat mengemudi karena SRCC ini penting untuk melindungi kendaraan dari kecelakaan seperti Mr. Roy & # 39; s, "jelasnya.

Sebelum menjelaskan tentang bagaimana menangani kasus ini dengan mobilnya, Lexus mengkonfirmasi bahwa mobil lambang Lexus adalah Harrier yang dibeli melalui importir lain. Ini telah dikonfirmasi oleh Lexus Indonesia dengan memeriksa nomor bingkai dari data mereka.

"Kami perlu klarifikasi bahwa mobil Pak Roy sebenarnya adalah Toyota Harrier JDM (Pasar Domestik Jepang) yang diimpor ke Indonesia. Memang, Toyota Harrier dan Lexus memiliki spesifikasi yang serupa, tetapi di Indonesia dipasarkan dengan merek Lexus," dia menjelaskan.

Tentang perbaikan, Lexus sendiri tidak dapat memberikan perkiraan biaya perbaikan untuk kerusakan yang diderita oleh mobil Roy Suryo. Alasannya adalah bahwa setiap kerusakan pada mobil membutuhkan inspeksi yang komprehensif bahkan jika hanya kerusakan terjadi di bagian-bagian tertentu.

"Kami tidak dapat memperkirakan biaya kerugian yang dialami oleh Tuan Roy. Masalahnya adalah jika ada kerusakan, kami perlu memeriksa semuanya di dalam seperti komputer dan sasis meskipun itu hanya terjadi pada bagian yang tidak terhubung langsung ke sistem kendaraan." ," dia berkata.

General Manager Lexus Indonesia, Adrian Tirtadjaja menjelaskan, pihaknya bisa membantu Roy Suryo untuk memperbaiki mobilnya. "Jika Mr. Roy Suryo mau, kami pasti akan membantu mengarahkan ke bengkel resmi Toyota di sana (untuk perbaikan mobil)," kata Adrian ketika dihubungi detikOto.

Adrian mengatakan, jika mobil Lexus dibeli di dealer resmi, konsumen akan mendapatkan berbagai manfaat dari sisi perawatan yang dijamin oleh Lexus Indonesia. Lexus Indonesia sendiri menyediakan layanan 5 tahun gratis dan suku cadang dan garansi pabrik 3 tahun.

"Setiap mobil Lexus yang dibeli dari dealer resmi Lexus Indonesia bisa mendapatkan servis dan suku cadang gratis 5 tahun, termasuk biaya servis. Selain itu juga ada garansi pabrik 3 tahun. Keduanya tanpa batas kilometer," kata Adrian Tirtadjaja.

Selain itu, kenyamanan lain yang dapat dinikmati oleh pemilik Lexus adalah bahwa perawatan rutin dapat dilakukan di mana saja. "Untuk layanan ringan, itu bisa dilakukan di rumah, kantor, atau di mana saja yang nyaman bagi pelanggan dengan memesan terlebih dahulu," lanjut Adrian.

Mengenai perawatan mobil Lexus sendiri, Adrian mengingatkan konsumen mereka untuk menjalankan layanan ringan setiap 10 ribu km dan layanan besar setiap 40 ribu km. "Layanan berkala direkomendasikan setiap 10 ribu km, sedangkan layanan besar biasanya dilakukan setiap 40 ribu km," simpul Adrian. (rip / rgr)