Jakarta –

Transjakarta saat ini sedang menguji armada bus listrik yang melayani penumpang jalur Kota Hall-Blok M. Ke depan, Transjakarta akan lebih banyak menggunakan bus listrik untuk melayani penumpang.

Menurut Managing Director PT Transjakarta Sardjono Jhony Tjitrokusumo, penggunaan bus listrik akan mengubah paradigma transportasi di Indonesia. Namun penggunaan armada bus listrik belum bisa segera dilaksanakan.

“Kalau kita bicara data yang kita punya sekarang, setelah hampir 2 bulan melakukan uji coba bus listrik, yang terpenting adalah dukungan pemerintah atau keseriusan pemerintah dalam menerapkan kendaraan rendah emisi,” kata Jhony dalam sebuah acara. diskusi virtual yang diadakan oleh SBM. ITB kemarin.

Menurut Jhony, yang paling memberatkan dalam menggunakan kendaraan ramah lingkungan adalah investasi awal untuk membeli bus listrik. Soalnya, harga bus listrik cukup mahal, apalagi dengan pajak yang tinggi.

“Yang perlu dilakukan pemerintah adalah pajak bea masuk yang mencapai 40% dari harga kendaraan, dan mungkin juga PPN dan PPh yang semuanya membuat biaya operasional bus listrik ini jauh lebih mahal,” ujarnya.

Sedangkan secara operasional, biaya operasional bus listrik per kilometer dikatakan tidak jauh berbeda dengan bus konvensional berbahan bakar fosil. Memang, kata Jhony, ongkos bus listrik lebih mahal, tapi dinilai sepadan.

"Sebenarnya, rupiah per kilometer atau biaya operasi per kilometer, tidak terlalu berbeda (dibandingkan dengan bus konvensional). Itu sedikit lebih mahal, selisihnya Rp. 100-200 per kilometer. Tapi tidak jauh berbeda, dan itu sepadan, itu layak diperjuangkan. karena di sisi lain kita mendapatkan udara yang lebih bersih dan kurang berisik, "katanya.

Sementara itu, selain kebijakan pemerintah dalam hal mendukung kendaraan ramah lingkungan, Transjakarta yang ditargetkan dapat menggunakan 100% bus ramah lingkungan pada tahun 2030 harus siap dengan infrastrukturnya.

“Transjakarta ke depan akan berinvestasi di lahan, baik untuk pembangunan charging station baru dan lain sebagainya. Karena ke depan kami akan memprioritaskan pengoperasian bus listrik ini. Karena itu visi misi Pemprov untuk membuat atau mensukseskan program langit biru, "kata Jhony. .

Tonton Video "Transjakarta Mulai Uji Coba Bus Listrik Selama 3 Bulan"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr / lth)