Penjualan di AS terus meningkat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Direktur Eksekutif BMW Harald Krueger mengatakan dia sedang mempertimbangkan membangun pabrik manufaktur kedua di Amerika Serikat (AS), Selasa (27/11). Pabrik dapat memproduksi mesin dan transmisi segera setelah laporan oleh Presiden AS Donald Trump akan memberlakukan tarif pada mobil impor minggu depan.

Dilaporkan di Reuters, BMW sedang mempertimbangkan perubahan dalam operasi bisnis ke Amerika Serikat karena penjualan di wilayah tersebut dianggap terus bertambah. BMW memiliki pabrik perakitan kendaraan di AS, tepatnya di Carolina Selatan. BMW berencana untuk membuka pabrik di Meksiko tahun depan, dan sedang mempertimbangkan perubahan pada skema saat ini mengenai impor mesin dan transmisi.

"Kami berada di kisaran di mana Anda dapat memikirkan lokasi kedua di Amerika Serikat," katanya, Rabu (28/11).

Krueger dalam wawancara di Los Angeles Auto Show juga mengatakan dia mendukung rencana Perdana Menteri Inggris Theresa May mengenai rencana Brexit saat ini untuk & # 39; perceraian & # 39; Kerajaan Inggris dari Uni Eropa. "Kompromi di atas meja adalah sesuatu yang dapat saya dukung dengan jelas. Mei adalah gendang dukungan untuk perjanjian perceraian dengan Uni Eropa menjelang pemilihan 11 Desember di parlemen Inggris," katanya.