Jakarta – Setelah melewati masa-masa sulit di tahun 2018, pabrikan mobil dunia masih akan menghadapi tantangan lebih lanjut di tahun 2019.

CEO Toyota Akio Toyoda mengungkapkan perasaan produsen otomotif global dalam perekonomian Amerika. Karena pemerintah Trump terus menganggap pelabelan kendaraan impor sebagai ancaman keamanan nasional.

"Saya hanya tidak tahu mengapa mereka menyebutnya ancaman keamanan nasional. Itu benar-benar membuat saya merasa sedih," kata Toyoda melalui seorang penerjemah di Economic Club of Washington, DC, seperti dikutip oleh USA Today.

"Aku harap pembicaraan seperti ini bisa hilang." dia menambahkan.

Nama-nama Jepang ini khawatir tentang kemungkinan kenaikan tarif pada kendaraan impor yang menyebabkan kenaikan harga jual yang lebih tinggi. Sangat mungkin bahwa ini adalah langkah lebih lanjut yang akan diambil oleh administrasi Trump.

Toyoda sendiri datang ke Washington untuk membahas komitmen produsen mobil ke Amerika mengenai peran dan pentingnya perusahaan yang telah menjadi bagian dari negara yang dijuluki Paman Sam.

Sejak Trump mulai menyerang kendaraan impor, Toyota sendiri telah menyiapkan langkah yang meyakinkan. Pabrikan Jepang akan menginvestasikan 13 miliar dolar AS di AS dari 2017 hingga 2022, naik dari rencana sebelumnya 10 miliar dolar AS. (riar / lth)