Jenewa – Memperingati 120 tahun perusahaan mobil Prancis, Bugatti, memberi penghormatan kepada mobil tipe 57 SC Atlantic dengan peluncuran produk terbaru.

Dengan nama Baby II, menjadikannya Bugatti terkecil dan termurah yang bisa dibeli dan dipastikan dikendarai. Sebenarnya ini termasuk dalam kategori mainan yang telah diproduksi sebelumnya pada tahun 1927-1936 sebanyak 500 unit. Bedanya, kali ini mobil mainan yang bisa dikendarai bisa memuat orang dewasa.

Jelas mobil ini tidak mengusung mesin W16 quad-turbo 8.0-liter yang mengeluarkan 1.479 tenaga kuda seperti pada ukuran asli Bugatti saat ini. Anda harus puas dengan motor listrik yang menghasilkan 1,3 hp dalam mode anak & # 39 ;. Kecepatan tertinggi dibatasi secara elektronik hingga 20 km per jam, jika Anda beralih ke "mode dewasa" dan daya naik hingga 5 hp sementara kecepatan maksimum meningkat menjadi 45 km per jam.

Menariknya, Bugatti Baby II memiliki Speed ​​Key sendiri yang diwarisi dari hypercar Chiron dan Veyron sebelumnya. Menggunakan tombol kecepatan akan membuka 13 hp tambahan dan mematikan batas kecepatan.
Ketika semua Bugatti saat ini memiliki sistem all-wheel-drive, Baby II sebenarnya mengadopsi penggerak roda belakang. Fitur lain dari Baby II termasuk paket baterai lithium-ion yang dapat dilepas, pengereman regeneratif dan diferensial slip terbatas.

Mobil mainan yang dipamerkan di Geneva Motor Show 2019 tidak memiliki lampu depan, tetapi Bugatti menjanjikan spesifikasi akhir dari produk yang akan menambahkannya. Dengan harga sekitar USD 33.800 atau sekitar Rp 482 juta, atau jika di Indonesia harganya setara dengan dua unit Avanza Veloz. Bugatti telah menerima pesanan dan akan mulai berproduksi pada pertengahan 2019. (riar / ddn)