Tokyo – Mantan bos Nissan Carlos Ghosn ditangkap oleh pejabat Jepang, Kamis (4/4/2019). Ghosn menganggap penangkapannya tidak adil dan sewenang-wenang.

Dia bahkan menuduh seseorang di Nissan ingin menjatuhkannya.

"Penangkapan saya pagi ini keterlaluan dan sewenang-wenang. Ini adalah upaya beberapa individu di Nissan yang ingin membungkam saya. Mengapa saya melakukan penangkapan selain ingin menjatuhkan saya? Saya tidak akan jatuh. Saya tidak bersalah dari semua tuduhan," Ghosn kata saat ditiru juru bicaranya kepada CNN.

Ghosn ditangkap hanya beberapa hari setelah dia mentweet bahwa dia akan mengadakan konferensi pers tentang penangkapannya minggu depan.

Ghosn pertama kali ditangkap di Tokyo pada 19 November 2018. Dia kemudian menyoroti posisinya di Nissan, Renault dan Mitsubishi. Meskipun Ghosn adalah salah satu orang yang menyatukan tiga merek utama dunia dan membuat aliansi (ddn / ddn)