Rolls-Royce harus menghadapi pandemi ketika pengembangan Ghost memasuki tahap akhir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Rolls-Royce akan meluncurkan mobil Rolls-Royce Ghost yang legendaris pada musim gugur (September-November) 2020. Kebijakan ini mengikuti tradisi meluncurkan model Ghost pertama di Goodwood, Inggris pada 2009.

CEO Rolls-Royce, Torsten Muller-Otvos, melalui surat terbuka pada Senin (27/7), mengatakan bahwa perusahaan tersebut harus menghadapi pandemi Covid-19 ketika pengembangan Ghost memasuki tahap akhir.

"Di Rolls-Royce, kami mempertahankan semangat kami. Dengan fokus utama pada kesejahteraan karyawan di Home of Rolls-Royce di Goodwood, dan di seluruh dunia," kata pernyataan dari Torsten Muller-Otvos.

"Kami dengan hati-hati dan bertanggung jawab berusaha untuk menyelesaikan mobil yang luar biasa ini. Pengalaman ini mengingatkan kami bahwa Rolls-Royce, dengan Spirit of Ecstasy yang ikonik, telah bertahan dengan daya tahan dan terus berfungsi sebagai simbol ambisi dan usaha keras," kata mereka.

Rolls-Royce mengatakan bahwa Ghost terbaru dikembangkan berdasarkan input klien, salah satunya adalah desain yang lebih minimalis. Mereka juga menyebutkan bahwa mobil mewah itu mengakomodasi keinginan pemiliknya untuk menyetir sendiri, atau menggunakan jasa pengemudi.

Berdasarkan penelitian oleh Unit Intelejen Mewah dan desainer Rumah Rolls-Royce, Torsten mengatakan bahwa konsumen mencari kemurnian desain, menolak dekorasi yang tidak perlu dan komplikasi yang jelas.

"Untuk melengkapi minimalis ini, klien Ghost kami membutuhkan teknologi yang inovatif dan mudah dengan rekayasa zat nyata di mobil mereka," tulis Torsten Muller-Otvos.

Dia mengatakan bahwa Ghost adalah produk yang indah, minimalis tetapi juga kompleks, sesuai dengan keinginan konsumen tersebut.

Rolls-Royce memastikan bahwa Ghost akan hadir dalam beberapa bulan ke depan, dimulai dengan peluncuran empat seri animasi.

sumber: Antara / Reuters