Standarisasi ini akan menjadi referensi bagi produsen mobil listrik.

REPUBLIKA.CO.ID, SHANGHAI – Salah satu kelebihan mobil listrik adalah dari segi kepraktisan. Selain perawatan minimal, kendaraan listrik (EV) juga menjanjikan pengisian yang jauh lebih praktis daripada kendaraan dengan mesin konvensional.

Sebab, EV juga memungkinkan pengendara mendapatkan kenyamanan saat mengisi ulang baterai melalui teknologi pengisian nirkabel. Artinya, pengisian baterai dapat dilakukan tanpa menggunakan kabel berkat teknologi induksi seperti pengisian nirkabel pada smartphone paling canggih saat ini.

Dilansir dari Electrive, Rabu (13/5), sejumlah negara bersiap menyambut kehadiran teknologi tersebut. Dari semua negara, mungkin Cina adalah salah satu negara paling agresif. Negara ini telah menyiapkan standar untuk teknologi pengisian nirkabel

Standarisasi ini adalah salah satu hal penting dalam penerapan teknologi. Mengingat, pengisian nirkabel adalah teknologi induksi yang terkait dengan gelombang elektromagnetik. Karena itu, standardisasi diperlukan untuk memastikan bahwa teknologi tersebut aman digunakan.

Selain itu, standardisasi juga dibutuhkan oleh produsen EV. Dengan adanya standar, maka pabrikan dapat merendam perangkat pengisian nirkabel yang kompatibel dengan fasilitas pengisian yang ada.

Standardisasi di Cina melibatkan Administrasi Standardisasi Tiongkok (SAC) dan perusahaan pengembangan teknologi induktif yang disebut WiTricity. Selain itu, proses ini juga melibatkan Dewan Listrik China (CEC), Lembaga Penelitian Tenaga Listrik China (CEPRI) dan Pusat Penelitian dan Teknologi Otomotif Tiongkok (CATARC).

Sejumlah standar yang disepakati dinyatakan dalam SAE J2954, ISO 19363 atau IEC 61980. Melihat titik terang ini, CEO WiTricity, Alex Gruzen juga mengakui bahwa ia senang bahwa Tiongkok akhirnya menyiapkan standardisasi untuk teknologi ini.

"Standarisasi ini tentu menjadi referensi bagi produsen. Sehingga produsen dan pemasok dapat segera menyiapkan perangkat pengisian nirkabel yang sesuai dengan standar itu," kata Alex Gruzen.

WiTricity juga meyakini, ini sekaligus akan mendorong penerapan EV secara lebih masif karena nantinya EV akan lebih praktis. Selain itu, WiTricity juga mengklaim bahwa teknologi induksi yang dikembangkan dalam pengisian nirkabel mampu menghasilkan tingkat pengisian dan efisiensi yang setara dengan pengisian kabel konvensional.