Virus Corona diklaim tidak mempengaruhi produksi dan penjualan mobil Wuling di Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR – Manajer marka Kumala Group, Ivan Pudya Sumanta mengatakan, virus korona yang menyebar di China tidak memengaruhi produksi atau penjualan mobil wuling di Indonesia, terutama di Sulawesi dan Maluku. Hal ini dikemukakan oleh Ivan di hadapan vlogger Ria Ricis yang berkunjung ke Bouling Wuling Kumala di Makassar, Minggu (16/2).

Dia mengatakan, meski Wuling adalah produk otomotif China, tidak perlu khawatir, karena di Indonesia sudah ada pabrik terpisah di Cikarang. "Jadi Wuling sudah memiliki pabrik di Indonesia, suku cadang (sparepart) juga dibuat di Indonesia, sehingga tidak ada kendala pasokan dari China," katanya.

Karena itu, lanjutnya, tidak ada alasan untuk khawatir tentang produk merek China yang berhubungan dengan virus korona. Karena semua bagian dan pabrik ada di Indonesia.

Penjualan produk Wuling di Sulawesi, Maluku dan Bali diklaim masih cukup tinggi dalam dua bulan pertama tahun 2020.

Ivan mengatakan, pertumbuhan penjualan hampir dua bulan ini masih kurang lebih sama dengan di awal 2019, atau tumbuh sekitar 5 persen.

Sementara kontribusi pasar atau pangsa pasar untuk produk Wuling ini, lanjutnya, grup ini meningkat hampir 2 persen.

Dalam hal ini, pihaknya tetap optimis bahwa produk Wuling akan tetap diminati oleh masyarakat Indonesia tanpa terpengaruh oleh wabah virus korona yang kemudian berpindah ke negara lain.

sumber: Antara