Daihatsu Xenia yang akan dimodifikasi oleh UGM menjadi mobil Covid-19 Alert.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kesadaran dalam memerangi pandemi co-19 terus dilakukan dari semua pihak mulai dari pemerintah, masyarakat, tenaga medis, hingga perguruan tinggi. Kesadaran ini juga didukung oleh Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

UGM mengambil inisiatif untuk mengundang Daihatsu dalam pengadaan kendaraan bepergian untuk membantu tenaga medis memeriksa kesehatan masyarakat melalui RTPCR (Reaksi Transkripsi Polymerase Chain Reaction), atau lebih dikenal dengan tes swab.

Melihat inisiatif ini, Daihatsu merespons positif dengan menyumbangkan mobil Daihatsu Xenia yang akan dimodifikasi oleh UGM menjadi mobil Covid-19 Standby. Kepala Divisi Urusan Umum PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Haryanto Nurya Hadiwijaya mengatakan, donasi ini adalah komitmen Daihatsu dalam mendukung upaya pemerintah dan masyarakat dalam memerangi co-19.

"Donasi ini sejalan dengan salah satu pilar CSR (Corporate Social Responsibility) kami, yaitu Healthy Together dengan Daihatsu," kata Haryanto Nurya Hadiwijaya dalam pernyataan pers kepada Republika.co.id, Senin (11/5).

Sesuai namanya, mobil Covid-19 Standby berfungsi sebagai kendaraan uji usap seluler yang akan membantu orang yang membutuhkan pemeriksaan tes usap dengan tetap menjaga keamanan dan keselamatan personel medis sebagai penjaga depan. Saat pengambilan sampel, tenaga medis akan tetap berada di dalam mobil dan pasien di luar mobil.

Selain tenaga medis menjadi lebih aman dan lebih terlindungi, itu juga dapat menghemat penggunaan APD. Mobil ini juga dilengkapi dengan alat uji swab penyimpanan logistik, pengukur suhu tubuh otomatis, mik dan speaker untuk alat komunikasi dengan pasien, serta perangkat komputer untuk melaporkan hasil tes swab secara real time.

"Daihatsu selalu mendukung semua upaya untuk memerangi pandemi Covid-19. Kami berharap sumbangan mobil ini dapat memberikan hasil positif untuk pencegahan dan penanganan Co-19 di wilayah Yogya," katanya.